KLIK.SAMPIT – Kondisi jalan yang rusak parah di Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi masalah serius bagi tenaga pendidik dan kesehatan yang harus berjuang setiap hari melewatinya. Untuk sampai ke lokasi kerja mereka, para guru dan petugas kesehatan terpaksa menembus kubangan lumpur yang membuat perjalanan menjadi sangat menyiksa.
Arifin, seorang guru yang bertugas di Terantang, mengungkapkan keluhannya mengenai kondisi jalan yang rusak tersebut.
"Kami setiap hari harus melewati jalan berlumpur. Tidak ada pilihan lain, ini adalah satu-satunya akses menuju sekolah untuk mengajar," ujar Arifin, Rabu (18/12).
Menurut Arifin, jalan tersebut telah rusak hampir tiga pekan. Jalan yang terbuat dari tanah liat ini sulit untuk dilalui saat musim hujan, karena meninggalkan kubangan lumpur yang dalam dan licin. Banyak guru yang harus mendorong motor mereka agar bisa melewati jalanan tersebut.
"Motor kami sering terjebak lumpur. Kami harus mendorong motor dengan susah payah kalau hujan turun," tambahnya.
Masalah yang sama juga dialami oleh petugas kesehatan yang bertugas di desa tersebut. Mereka pun harus melewati jalan berlumpur setiap kali menjalankan tugas.
"Setiap kali ada kegiatan, petugas kesehatan harus berjuang melewati kubangan lumpur," lanjut Arifin.
Kondisi jalan ini membuat mereka berharap ada solusi dari pemerintah daerah.
"Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar kami, para guru dan petugas kesehatan, dapat menjalankan tugas dengan lebih mudah dan tidak terkendala oleh kondisi jalan seperti ini," ujarnya.
Selain itu, warga Desa Terantang juga telah lama mengeluhkan kerusakan jalan poros Tjilik Riwut yang semakin parah. Kerusakan ini diperburuk dengan tingginya intensitas hujan, yang juga mengganggu aktivitas warga lainnya, seperti pengangkutan hasil pertanian, akses ke sekolah, dan kegiatan perekonomian.
"Jalan semakin rusak. Banyak pedagang sayur dan warga yang terjatuh karena jalan berlumpur," kata Yuni, seorang warga setempat.
Warga dan tenaga pendidik berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut demi kelancaran berbagai aktivitas di Desa Terantang. (KLIK-RED)