KLIK.SAMPIT – Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) diprediksi akan memicu lonjakan pergerakan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), khususnya di Kota Sampit. Kepala Dinas Perhubungan, Rody Kamislam, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan selama liburan ini.
“Kami prediksi tahun ini akan ada peningkatan pengunjung dan kedatangan orang ke Sampit. Kami meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kejahatan yang bisa saja terjadi,” ujar Rody, Senin (23/12).
Peningkatan mobilitas masyarakat ini, menurut Rody, disebabkan oleh musim libur sekolah dan antusiasme masyarakat untuk merayakan puncak malam Tahun Baru di berbagai tempat wisata.
“Dengan liburnya anak-anak sekolah, tentu tempat wisata akan banyak dikunjungi, dan jalan-jalan akan lebih padat,” katanya.
Selain itu, imbauan pemerintah terkait penurunan harga tiket moda transportasi juga menjadi salah satu faktor peningkatan jumlah pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah. Adanya ikon wisata baru seperti Nur Mentaya dan event hiburan yang diselenggarakan pihak swasta juga diperkirakan menarik perhatian masyarakat.
“Libur sekolah, harga tiket murah, ditambah adanya ikon wisata baru dan event hiburan, tentunya ini menjadi daya tarik yang besar,” tambahnya.
Rody mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap potensi tindak kriminalitas seperti penjambretan. Ia juga mengimbau agar masyarakat memperhatikan keselamatan di jalan raya, mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, serta mewaspadai kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di musim hujan.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak kriminalitas di jalan raya, memperhatikan barang berharga, dan berhati-hati dengan cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sering terjadi,” pungkasnya. (KLIK-RED)