Home Berita Metropolis Warga Konghucu di Sampit Maknai Imlek untuk Pererat Persaudaraan

Warga Konghucu di Sampit Maknai Imlek untuk Pererat Persaudaraan

  Sugianto   | Jumat , 24 Januari 2025
097eed065af6cd30c104dc54a571a151.jpg
Umat Konghucu melaksanakan sembahyang Ji Sie Siang Ang atau Hari Persaudaraan di Kelenteng Kong Miao Litang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

KLIK.SAMPIT – Umat Konghucu di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memulai rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili dengan melaksanakan sembahyang Ji Sie Siang Ang atau Hari Persaudaraan di Kelenteng Kong Miao Litang, Sampit, Jumat (24/1).

Menurut Wenshi Suhardi, tokoh umat Konghucu setempat, Ji Sie Siang Ang adalah momen penting untuk memanjatkan syukur atas berkah tahun lalu dan memohon keselamatan di tahun yang akan datang. Selain itu, momen ini juga digunakan untuk berbagi kasih kepada umat yang kurang mampu.

"Ibadah ini juga menjadi prosesi penghantaran Dewa Dapur, Zao Jun, ke surga untuk melaporkan tugasnya selama setahun kepada Tian," ujar Wenshi.

Rangkaian ibadah tersebut ditutup dengan pembagian sembako kepada umat Konghucu yang membutuhkan, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian agar semua dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita.

"Kami berharap momentum ini tidak hanya membawa berkah bagi umat Konghucu, tetapi juga untuk bangsa, negara, dan daerah tercinta ini," tambah Wenshi.

Rangkaian perayaan Imlek akan berlanjut dengan sejumlah ibadah, termasuk sembahyang Tahun Baru pada 29 Januari 2025, sembahyang sujud seminggu kemudian, hingga puncaknya pada perayaan Cap Go Meh dua minggu setelah Imlek.

"Imlek adalah waktu introspeksi diri, memperbarui semangat, dan mempererat persaudaraan, sesuai ajaran Konghucu," tandas Wenshi.

Perayaan ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan semangat berbagi, tidak hanya bagi umat Konghucu, tetapi juga masyarakat luas. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami