Home Peristiwa Belum Usai! Setelah 8 Rumah Hangus, Kini Kantin Sekolah di Sampit Terbakar

Belum Usai! Setelah 8 Rumah Hangus, Kini Kantin Sekolah di Sampit Terbakar

  Sugianto   | Jumat , 31 Januari 2025
4e0b173b7085287914e59a1bc296872c.jpg
Kondisi kantin SDN 6 Pelangsian yang terbakar yang hanya bersisa puing-puing arang, Jumat (31/1).

KLIK.SAMPIT – Rentetan kebakaran terus melanda Kabupaten Kotawaringin Timur. Kali ini, sebuah kantin di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Pelangsian, Jalan Suka Maju, Desa Belanti, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, ludes dilalap api pada Jumat (31/1). Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar panik.

"Kebakaran terjadi usai salat Jumat. Bangunan itu merupakan kantin sekolah, namun sudah tutup karena jam pelajaran telah usai," ujar salah seorang warga setempat, Asan.

Menurutnya, saat kebakaran terjadi, kantin milik Halimah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di Sampit. Kantin semi permanen tersebut diketahui sudah tutup sejak pukul 11.00 WIB sebelum ibadah salat Jumat berlangsung. Api dengan cepat membakar seisi bangunan hingga rata dengan tanah.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, hingga kini penyebab pasti kebakaran serta total kerugian masih dalam penyelidikan.

Sebelumnya, dua kebakaran hebat secara beruntun terjadi pada Jumat pagi (31/1). Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 07.25 WIB di kompleks eks Kamar 20, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Insiden ini menghanguskan empat rumah warga di kawasan padat penduduk.

Sekitar satu jam setelah kejadian pertama, kebakaran kembali terjadi di Jalan Muchran Ali, Gang Delima Kuning, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang. Sebanyak empat bangunan hangus terbakar dan tiga lainnya terdampak.

Rangkaian insiden kebakaran ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada. Warga diimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan rutin merawat peralatan rumah tangga guna mencegah kebakaran serupa terjadi lagi. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami