KLIK.SAMPIT – Aksi balap liar kembali marak di Taman Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada hari pertama Ramadan, Sabtu (1/3). Fenomena ini meresahkan warga karena selain mengganggu ketertiban, aksi ugal-ugalan para pembalap jalanan juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Rudy, salah seorang warga setempat, mengungkapkan keresahannya terhadap aktivitas tersebut.
"Sangat meresahkan kalau ada balap liar ini, apalagi saat bulan Ramadan. Seharusnya bulan suci ini diisi dengan kegiatan positif, bukan malah kebut-kebutan di jalan," ujarnya.
Menurutnya, aksi balap liar di Taman Kota Sampit bukan hanya sekadar ajang adu kecepatan, tetapi juga disertai dengan manuver berbahaya seperti freestyle yang dilakukan tanpa memedulikan keselamatan pengguna jalan lain.
"Mereka sering kebut-kebutan dan melakukan aksi freestyle di tengah jalan tanpa menghiraukan kendaraan lain. Ini sangat membahayakan," katanya.
Rudy berharap pihak kepolisian bertindak tegas agar ketenangan dan kekhusyukan ibadah Ramadan tidak terganggu.
"Biasanya mereka beraksi setelah sahur hingga menjelang berbuka puasa. Kami berharap kepolisian segera menertibkan mereka, tidak hanya di Taman Kota Sampit, tetapi juga di titik-titik lain yang sering dijadikan arena balap liar," harapnya. (KLIK-RED)