KLIK.SAMPIT – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, aktivitas di pasar emas Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami peningkatan, terutama dalam pembelian emas dibandingkan penjualan.
"Mayoritas masyarakat lebih memilih membeli emas ketimbang menjualnya menjelang Lebaran," ujar Darsani, salah seorang pemilik toko emas di Kotim, Rabu (19/3).
Ia menjelaskan bahwa sejak pertengahan Ramadan, permintaan emas meningkat sekitar 10 persen. Transaksi di tokonya saat ini lebih didominasi oleh pembelian emas dibandingkan penjualan.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan ini. Salah satunya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat bahwa emas tidak hanya berfungsi sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai investasi yang dapat dijual kembali ketika membutuhkan dana mendesak.
"Banyak masyarakat yang mulai memahami bahwa emas bukan sekadar perhiasan, tetapi juga investasi. Jadi, kalau kepepet bisa dijual lagi. Apalagi harga emas saat ini sedang naik," ujarnya.
Selain itu, peningkatan pembelian emas juga didorong oleh pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Dalam beberapa hari terakhir, permintaan emas semakin meningkat seiring dengan mulai dibayarkannya THR oleh sejumlah perusahaan.
"Saat ini beberapa perusahaan sudah membayarkan THR, sehingga banyak yang membeli emas. Diperkirakan, permintaan akan semakin meningkat saat THR bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dicairkan," lanjutnya.
Darsani menambahkan bahwa emas dengan kadar 999 (24 karat) tetap menjadi primadona karena harga jualnya mengikuti harga pasar, sehingga sangat cocok untuk investasi.
Daftar Harga Emas di Sampit Saat Ini:
Emas 999 (24 karat) – Rp1.550.000 per gram
Emas 750 (17 karat) – Rp1.300.000 per gram
Emas 700 (16 karat) – Rp1.200.000 per gram
Emas 420 (9 karat) – Rp750.000 per gram
Emas 375 (8 karat) – Rp710.000 per gram.
(KLIK-RED)