Home Berita Metropolis Tepis Isu Video Syur, Kepala SMK Negeri 1 Sampit : Kami Sudah Cek, Bukan Siswi Kami!

Tepis Isu Video Syur, Kepala SMK Negeri 1 Sampit : Kami Sudah Cek, Bukan Siswi Kami!

  Sugianto   | Senin , 14 April 2025
e468fe82e81c197384826ce4ef4ba385.jpg
Ilustrasi peredaran video. (Dibuat dengan kecerdasan buatan)

KLIK.SAMPIT – Kepala SMK Negeri 1 Sampit, Suwandi, memastikan bahwa pemeran perempuan dalam video tak senonoh yang sempat viral di media sosial bukan siswi di sekolahnya.

“Menindaklanjuti ramainya video yang diduga melibatkan pelajar SMK di Kotim, kami pastikan bahwa pemeran perempuan dalam video tersebut bukanlah siswa SMK Negeri 1 Sampit,” tegas Suwandi saat dikonfirmasi, Senin (14/4).

Ia menjelaskan, pihak sekolah langsung melakukan pendalaman begitu informasi tersebut beredar. Semua data dan identitas siswa dicek secara menyeluruh. Hasilnya, tidak ditemukan keterkaitan antara siswi SMKN 1 Sampit dengan pemeran dalam video tersebut.

“Setelah kami lakukan pengecekan data dan menanyakan ke para siswa, tidak ada satu pun yang mengenal perempuan di video itu. Kami yakini, dia bukan siswa kami,” ungkapnya.

Meski dalam video tersebut terlihat  atribut olahraga milik SMKN 1 Sampit, Suwandi menyebut itu belum tentu membuktikan keterlibatan siswanya. Ada kemungkinan pakaian tersebut milik orang lain yang pernah bersekolah di sana.

“Kami menduga pakaian itu mungkin milik saudara atau temannya yang pernah bersekolah di sini,” tambahnya.

Dalam rangka pencegahan, Suwandi menyatakan bahwa pihak sekolah secara rutin mengimbau para siswa agar tidak membuat konten negatif, apalagi yang bersifat vulgar.

“Kami selalu menekankan kepada siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan membuat konten yang bisa mencemarkan nama baik, meski hanya untuk koleksi pribadi. Kalau sampai tersebar, risikonya sangat besar,” tegasnya.

Sebelumnya, sebuah video syur berdurasi 1 menit 39 detik beredar luas di media sosial dan menghebohkan warga. Pemeran perempuannya diduga masih berstatus pelajar di Kota Sampit. Pihak kepolisian telah menerima informasi tersebut dan masih melakukan penyelidikan. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami