Home Peristiwa Tingkatkan Keselamatan di Air, Pemkab Kotim Dorong Pelatihan Water Rescue untuk Pelajar

Tingkatkan Keselamatan di Air, Pemkab Kotim Dorong Pelatihan Water Rescue untuk Pelajar

  Sugianto   | Rabu , 23 April 2025
ea8a812274b40d59d8ea38f8b4635f22.jpg
Pelatihan penyelamatan oleh BPBD Kotim.

KLIK.SAMPIT – Keindahan perairan di Kotawaringin Timur (Kotim) menyimpan potensi wisata yang besar. Namun, di balik pesona alam tersebut, tersembunyi pula risiko bahaya, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kotim berencana menggelar pelatihan penyelamatan di air (water rescue) bagi kalangan pelajar.

Langkah ini dinilai strategis untuk mengenalkan sejak dini keterampilan penyelamatan dan membangun kesadaran keselamatan di air.

“Kami ingin pelatihan ini menyasar pelajar. Kesadaran dan keterampilan dalam penyelamatan air perlu ditanamkan sejak dini,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Sanggul Lumban Gaol, Rabu (23/4).

Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya membentuk keterampilan teknis, tetapi juga dapat menumbuhkan nilai-nilai sosial dan tanggung jawab pelajar terhadap lingkungan sekitar. Terlebih, Kotim merupakan wilayah yang dilalui sejumlah sungai besar seperti Sungai Mentaya, Seruyan, dan Katingan.

Ia menyarankan agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim sebagai instansi terkait dapat menjadi pelaksana program ini, dengan menggandeng sekolah-sekolah di berbagai kecamatan.

“Selama ini pelatihan penyelamatan di air umumnya hanya dilakukan oleh BPBD atau SAR. Ke depan, kita ingin ada kader-kader penyelamat dari kalangan pelajar,” ujarnya.

Sanggul menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BPBD, Basarnas, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana, terutama di wilayah-wilayah rawan banjir dan tenggelam.

“Kalau sudah ada pelajar yang terlatih, saat terjadi musibah kita tidak perlu repot mencari siapa yang bisa membantu. Mereka bisa langsung bergerak karena sudah memiliki keterampilan dasar,” tegasnya.

Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat semakin teredukasi dan siap menghadapi berbagai situasi darurat, terutama di lingkungan perairan. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami