KLIK.SAMPIT – Buaya ganas jenis muara (Crocodylus porosus) yang menyerang dua warga Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Senin (13/1) sore disebut memiliki panjang 4 meter. Serangan ini menyebabkan kedua korban, Sari dan Kipli, mengalami luka parah.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah, mengonfirmasi kejadian tersebut, Rabu (15/1).
"Buaya yang menyerang warga itu berukuran besar, sekitar 4 meter lebih," ungkapnya.
Menurutnya, insiden terjadi sekitar pukul 17.00 di tepi sungai atau handil pasir. Saat itu, Sari tengah mencuci pakaian di pinggir sungai, tiba-tiba buaya muncul dari dalam air dan menyerangnya hingga terseret. Kipli yang berusaha menolong juga diserang, namun berhasil selamat.
"Korban mengalami luka parah. Sari mengalami luka di betis dan paha, sedangkan Kipli mengalami robek di pangkal paha," jelas Muriansyah.
Pihak BKSDA sebelumnya telah gencar mengimbau warga untuk waspada, terutama saat beraktivitas di sungai pada malam hari. "Buaya merupakan hewan nokturnal yang aktif di malam hari, sehingga serangan lebih mungkin terjadi saat sore atau malam hari," tambahnya.
Setelah mendapat perawatan intensif, kedua korban kini telah diperbolehkan pulang oleh tim medis.
"Semoga mereka segera pulih, dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi," harap Muriansyah.
Lokasi serangan diketahui merupakan jalur yang sering dilewati warga untuk menuju area perkebunan. BKSDA mengingatkan warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai. (KLIK-RED)