Home Berita Metropolis Penertiban Pasar Keramat Ricuh, Pedagang Berteriak: Kami Punya Sertifikat!

Penertiban Pasar Keramat Ricuh, Pedagang Berteriak: Kami Punya Sertifikat!

  Sugianto   | Senin , 28 Juli 2025
0b34a5cbbb9c6441258b144e13d5ae45.jpg
Salah seorang pedagang di sekitar Pasar Keramat adu mulut dengan petugas Satpol PP Kotim saat penertiban, Senin (28/7).

KLIK.SAMPIT – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Keramat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin pagi (28/7), nyaris berujung bentrok. Suasana memanas saat petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, hingga Dinas Perdagangan mulai membongkar lapak yang dianggap melanggar zona berjualan.

Kericuhan pecah ketika sejumlah pedagang menolak ditertibkan. Beberapa di antaranya bahkan bersitegang dengan petugas. Aksi dorong-dorongan pun tak terhindarkan.

"Kenapa lapak kami dibongkar? Padahal yang di-spanduk cuma bilang penertiban. Kami ini pedagang resmi, punya sertifikat. Masa kami yang digusur," teriak Asmuri, salah satu pengurus pasar, dengan nada tinggi.

Pedagang lain juga mengeluhkan sikap tebang pilih dalam penertiban. Mereka menyebut masih banyak pedagang liar yang berjualan di luar kawasan pasar, terutama di atas saluran drainase sekitar Jalan Cristopel Mihing dan kawasan Sukabumi.

"Yang jualan di luar pasar kok aman-aman aja? Sementara kami yang di dalam malah digusur," ucap seorang pedagang lain dengan nada kesal.

Petugas Satpol PP menegaskan, penertiban ini sudah melalui tahap sosialisasi dan bukan keputusan mendadak. Tujuannya, untuk menertibkan kawasan pasar agar tidak mengganggu ketertiban umum dan lalu lintas.

"Kami sudah lakukan pendekatan dan sosialisasi. Kami tidak melarang mereka berjualan, tapi lokasi dan zona berjualannya harus sesuai. Semua akan diatur kembali di dalam pasar," jelas Sugeng Riyanto, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kotim.

Ketegangan akhirnya mereda setelah perwakilan pedagang diajak berdialog. Dinas Perdagangan menyatakan akan melakukan pendataan ulang untuk menata pedagang di dalam area pasar secara lebih tertib.

Penertiban ini disebut sebagai langkah awal dari upaya besar menata kawasan Pasar Keramat agar lebih bersih, aman, dan nyaman bagi pembeli maupun pedagang. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami