KLIK.SAMPIT – Sebuah tongkang bermuatan batu bara nyaris tenggelam di Muara Sungai Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (1/8). Insiden ini diduga akibat kebocoran pada bagian lambung kapal.
Direktur Polairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra membenarkan kejadian tersebut. Meski tongkang terlihat miring dan hampir karam, beruntung tidak sampai tenggelam.
“Anggota sudah mengecek. Kapalnya tidak tenggelam, hanya mengalami kebocoran. Saat ini tongkang sudah kosong karena muatannya dipindahkan,” ujar Dony saat dikonfirmasi, Jumat (1/8).
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan tongkang dalam kondisi miring dengan muatan batu bara penuh. Dalam rekaman terdengar suara warga yang menyebut tongkang tersebut karam.
Informasi yang dihimpun menyebut, tongkang ditarik oleh Tugboat Prime 19 dan berlayar dari Sampit menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Namun saat berada di muara Sungai Mentaya, tongkang mengalami kebocoran di bagian bawah hingga nyaris tenggelam.
Dony menambahkan, muatan batu bara telah dipindahkan ke tongkang lain dan sudah kembali berlayar menuju Banjarmasin.
“Penyebab pasti kebocoran masih belum diketahui. Saat ini tongkang yang bocor sedang diperbaiki,” jelasnya. (KLIK-RED)