KLIK.JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi berencana meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10).
Kristomei mengatakan, penanganan bencana harus mengutamakan kecepatan respons. Ia menegaskan, langkah penanganan perlu dilakukan dalam hitungan menit, bukan jam, agar dampak yang dirasakan masyarakat dapat segera ditangani.
“Segera (cek kebakaran). Karena tadi saya bilang, hitungannya menit, bukan jam,” ujar Kristomei seusai pelantikan.
Sebelum berangkat ke daerah terdampak, Kristomei akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran BNPB untuk menentukan lokasi prioritas yang perlu dikunjungi. Ia menyatakan siap turun ke lapangan pada Jumat (16/10).
Kristomei juga menargetkan penanganan karhutla di enam provinsi dapat diselesaikan secepat mungkin. Menurutnya, upaya tersebut harus sejalan dengan arahan Presiden agar pemerintah bergerak cepat dan mencegah bertambahnya korban maupun dampak terhadap masyarakat.
Selain respons cepat, Kristomei menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antarlembaga dalam menangani bencana. Prinsip tersebut mencakup kerja yang responsif, integratif, serta sinkronisasi antarunsur yang terlibat.
Penanganan bencana, kata dia, tidak terbatas pada karhutla, tetapi juga mencakup berbagai kejadian lain, seperti banjir dan erupsi gunung api.
Rencana peninjauan lapangan menjadi langkah awal Kristomei setelah resmi memimpin BNPB. Lokasi prioritas yang akan dikunjungi masih menunggu hasil koordinasi internal lembaga tersebut. (KLIK-RED)