Home Peristiwa Kabut Asap Mulai Menipis, Kualitas Udara Sampit Masih Buruk

Kabut Asap Mulai Menipis, Kualitas Udara Sampit Masih Buruk

  Sugianto   | Sabtu , 17 Oktober 2026
262f901d0096a00cc6332f274213e94d.jpg
Suasana Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, udaranya membaik, kabut asap yang yang beberapa pekan terus menghajar kini tampak mulai mereda, Sabtu (17/10).(Sugianto /Klikkalteng.id)

KLIK.SAMPIT – Langit Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai terlihat cerah setelah berminggu-minggu diselimuti kabut asap. Matahari yang sebelumnya kerap tampak merah akibat tertutup asap, kini mulai terlihat lebih jelas. Namun, kualitas udara di wilayah tersebut masih berada dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan data IQAir pada Sabtu (17/10) pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara di Kotawaringin tercatat mencapai 159 AQI berdasarkan standar Amerika Serikat. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat, dengan partikel halus PM2.5 sebagai polutan utama.

Konsentrasi PM2.5 tercatat sebesar 66,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Partikel halus tersebut berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan berisiko mengganggu kesehatan.

Perubahan kondisi langit itu dirasakan warga setelah cukup lama menghadapi kabut asap. Munculnya matahari dengan lebih jelas menjadi pemandangan yang berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya, ketika asap menyelimuti kawasan Sampit.

“Setelah sekian lama, berminggu-minggu, hari ini agak cerah dan bisa melihat matahari. Biasanya kabut asap, matahari terlihat merah,” kata Maulana, warga Sampit, Sabtu (17/10).

Meski langit mulai terlihat cerah, kondisi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pulihnya kualitas udara. Data IQAir menunjukkan konsentrasi polutan masih tinggi. Masyarakat pun perlu tetap waspada dan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat.

 

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur diguyur hujan pada Jumat (16/10). Hujan tersebut terjadi setelah wilayah ini menghadapi kabut asap selama berminggu-minggu. Namun, kualitas udara pada Sabtu pagi masih memerlukan perhatian.

 

Maulana berharap hujan kembali turun dan kondisi udara semakin membaik sehingga kabut asap tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat. Dia ingin langit Sampit tetap cerah dan warga bisa menjalani kegiatan sehari-hari dengan lebih nyaman tanpa dihantui paparan asap.

“Harapannya hujan bisa turun lagi dan merata, supaya asap benar-benar hilang, udara kembali bersih, dan kami bisa beraktivitas dengan nyaman,” harapnya. (KLIK-RED) 

Baca Juga

Ikuti Kami