KLIK.SAMPIT – Pembangunan jembatan beton di Jalan Walter Condrat yang menghubungkan Kelurahan Baamang Tengah dan Baamang Hulu menjadi salah satu aspirasi masyarakat dalam hasil reses anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Daerah Pemilihan (Dapil) II.
Jembatan yang diusulkan memiliki ukuran sekitar enam meter lebar dan 16 meter panjang. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan konektivitas antara kedua kelurahan.
Anggota DPRD Kotim Rinie, mengatakan aspirasi masyarakat di Kecamatan Baamang mencakup sejumlah kebutuhan infrastruktur, mulai dari pembangunan jembatan, peningkatan jalan lingkungan, drainase, hingga penerangan jalan umum (PJU). Warga juga menyampaikan usulan perbaikan fasilitas pemerintahan dan dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pembangunan jembatan penghubung ini menjadi salah satu aspirasi yang perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan akses dan aktivitas masyarakat. Kami berharap usulan yang disampaikan warga dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Selain jembatan, peningkatan jalan lingkungan menjadi salah satu kebutuhan yang banyak disampaikan warga. Sejumlah ruas diusulkan untuk diaspal, antara lain Jalan Peltu Sipon, Jalan Taman Siswa I dan II, Jalan Tidar IV Gang Jaya, Gang Toyota, Tidar IV Gang Berkah, Tidar Gang Mandiri, Tidar I Gang Sawo, serta Jalan Jaya Wijaya IX.
Usulan pengaspalan juga mencakup Jalan Bukit Raya I dan III, Gang Laos, Gang Tauhid, Jalan Pos Polisi, Jalan Wengga Jalur IV, Jalan Gelatik, Gang Muamalat, Gang Kenanga, dan Gang Matahari. Beberapa ruas lainnya diusulkan mendapat pengaspalan lanjutan maupun peningkatan kondisi jalan.
Di sejumlah lokasi, masyarakat mengusulkan perkerasan jalan menggunakan agregat kelas B, yakni di Jalan Leman, Desa Tinduk, Jalan Tidar IV Gang Muhajirin, dan Jalan Walter Condrat Gang Kutilang. Penanganan tersebut diharapkan dapat menunjang akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Aspirasi lain berkaitan dengan drainase dan kondisi lingkungan permukiman. Warga mengusulkan pembangunan drainase atau siring pasangan batu di Jalan Rinjani, serta penimbunan jalan yang disertai pasangan batu di Jalan Laos.
Pada sektor penerangan, masyarakat mengusulkan pemasangan 30 unit lampu PJU di Jalan Kenan Sandan dan Sarigading Darat, Baamang Tengah. Pemasangan penerangan juga diusulkan di Jalan Cristopel Mihing, mulai dari Simpang Empat Jalan Desmon Ali menuju arah Baamang Hulu.
Fasilitas pemerintahan turut menjadi perhatian melalui usulan rehabilitasi aula Kelurahan Baamang Tengah dan peningkatan halaman kantor kelurahan. Sementara itu, di bidang ekonomi, terdapat usulan bantuan modal usaha bagi UMKM Harati Jaya di Kelurahan Baamang Hulu.
Rinie berharap berbagai aspirasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran.
“Kami ingin aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebagai catatan reses, tetapi dapat diperjuangkan sesuai skala prioritas dan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.
Seluruh usulan tersebut masih harus melalui pembahasan dan penentuan prioritas oleh pemerintah daerah dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan, ketentuan perencanaan pembangunan, serta ketersediaan anggaran. Hasil reses diharapkan menjadi masukan untuk menentukan pembangunan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.(KLIK-RED)