Home DPRD Kotawaringin Timur Puluhan Jalan di Baamang Diusulkan Diaspal, Akses Terantang Ikut Disorot

Puluhan Jalan di Baamang Diusulkan Diaspal, Akses Terantang Ikut Disorot

  Dian Taresa   | Selasa , 20 Oktober 2026
eb5f183acc3003cac06d87d7ea4cbd43.jpg
Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rambat. (Istimewa)

KLIK.SAMPIT – Perbaikan puluhan ruas jalan lingkungan di Kecamatan Baamang menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang dihimpun Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rambat, melalui reses Daerah Pemilihan (Dapil) II. Selain pengaspalan, warga mengusulkan peningkatan jalan poros menuju Desa Terantang, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), normalisasi drainase, hingga bantuan untuk kelompok tani.

Rambat mengatakan, beragam usulan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih memadai. Perbaikan jalan diperlukan untuk memperlancar aktivitas warga, sedangkan penerangan dan drainase menjadi bagian dari kebutuhan lingkungan permukiman.

“Usulan yang disampaikan masyarakat ini perlu menjadi perhatian, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari. Kami berharap aspirasi tersebut dapat diperjuangkan dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah,” kata Rambat, Selasa (20/10).

Berdasarkan daftar hasil reses, sejumlah jalan di Kelurahan Baamang Barat dan Baamang Tengah diusulkan untuk diaspal atau ditingkatkan kondisinya. Di antaranya Gang Bumi Persada, Gang Kutilang, Gang Maardiana II di Jalan Bumi Raya I, Gang Zam Zam, Gang Nila RT 54, serta sejumlah ruas Jalan Bumi Raya.

Usulan pengaspalan lainnya mencakup lanjutan Jalan Wengga Jalur IV dan Jalur VI, Jalan Wengga Jalur VIII dan Jalur V, Jalan Wengga Agung Jalur XIII, Jalan Masjid I RT 08, serta Jalan Sawo III di Baamang Barat. Sementara di Baamang Tengah, warga mengusulkan pengaspalan Gang Muamalat dan sejumlah jalan lingkungan lainnya.

Selain pengaspalan, beberapa ruas diusulkan untuk ditimbun, yakni Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan di Baamang Tengah, Gang Lombok menuju Jalan Kenan Sandan, serta Jalan Mentaya Raya di Baamang Barat. Warga juga mengusulkan penimbunan yang disertai pasangan batu di Jalan Tidar IV.

Rambat menilai, penanganan jalan perlu disesuaikan dengan kondisi setiap ruas agar pembangunan yang dilakukan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan jalan bukan hanya soal pengaspalan, tetapi juga bagaimana akses masyarakat bisa lebih baik dan aman untuk digunakan. Karena itu, kondisi setiap ruas perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan penanganan yang tepat,” tegasnya.

Di luar jalan lingkungan, warga turut mengusulkan peningkatan Jalan Poros Cilik Riwut menuju Desa Terantang, Kecamatan Baamang. Perbaikan akses tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat dan memperlancar perjalanan menuju desa.

Kebutuhan penerangan jalan juga masuk dalam daftar aspirasi. Warga mengusulkan pengadaan dan pemasangan PJU di Jalan Bumi Raya I dan Jalan Bumi Raya, Kelurahan Baamang Barat, untuk menunjang kenyamanan dan keamanan pengguna jalan pada malam hari.

Pada sektor lingkungan, masyarakat mengusulkan normalisasi drainase di Jalan Muchran Ali. Penanganan saluran air diharapkan dapat menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman.

Aspirasi lainnya menyangkut bantuan ayam kampung jenis dara atau muda untuk kelompok tani. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan peternakan dan pengembangan usaha produktif masyarakat.

Berbagai usulan hasil reses tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah. Pelaksanaannya tetap memerlukan verifikasi teknis, penentuan skala prioritas, serta penyesuaian dengan kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

Rambat berharap aspirasi warga Baamang mendapat perhatian dalam pembahasan program pembangunan berikutnya. Perbaikan infrastruktur yang sesuai kebutuhan diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat, menunjang aktivitas sehari-hari, dan mendukung perekonomian lokal. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami