KLIK.SAMPIT – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit terus memperkuat pelayanan kepelabuhanan dan pengawasan keselamatan pelayaran, terutama saat menghadapi perubahan cuaca dan penurunan jarak pandang di perairan.
Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian, mengatakan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi bagian penting dalam memantau kondisi cuaca sebelum kapal berlayar. Informasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengawasan aktivitas pelayaran dan penyampaian peringatan kepada pengguna jasa.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Seluruh persyaratan dan dokumen wajib dipenuhi, serta koordinasi dengan BMKG harus dilakukan untuk mengetahui kondisi cuaca terkini,” tegas Hotman.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan coffee morning yang dirangkai dengan pelepasan Hotman dari jabatannya sebagai Kepala KSOP Kelas III Sampit, di Palace Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Selasa (20/10/2026).
Menurut Hotman, tantangan pelayanan kepelabuhanan juga terlihat pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru serta Lebaran. Lonjakan penumpang pada periode tersebut membutuhkan kesiapsiagaan petugas dan koordinasi lintas instansi, termasuk melalui penjagaan selama 24 jam.
Selain pelayanan dan keselamatan, Hotman memaparkan capaian kinerja KSOP Kelas III Sampit selama masa tugasnya yang dimulai pada 9 Mei 2025. Ia menyebut realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada 2025 mencapai sekitar 135 persen dari target, sedangkan realisasi anggaran melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) mencapai 99,86 persen.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, instansi maritim, asosiasi kepelabuhanan, serta aparat keamanan yang terlibat dalam pelayanan dan pengawasan pelabuhan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan KSOP Sampit. Ia menilai kerja sama tersebut berperan dalam mendukung kelancaran pelayanan kepelabuhanan, termasuk saat menghadapi peningkatan jumlah penumpang pada angkutan Lebaran.
“Banyak inovasi dan capaian yang dilakukan selama beliau bertugas di sini. Dengan kebersamaan dan sinergi, berbagai tugas yang berat bisa dilaksanakan dengan baik, termasuk pelayanan angkutan Lebaran,” ujar Halikinnor.
Halikinnor juga menyampaikan perkembangan pengerukan alur pelayaran Sampit. Menurutnya, proses tersebut masih berjalan dan pemerintah daerah menunggu keputusan Menteri Perhubungan.
“Masih belum ada keputusan. Prosesnya sudah berjalan dan sekarang kita menunggu keputusan dari Pak Menteri Perhubungan,” katanya.
Hotman selanjutnya mendapat penugasan sebagai Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Jakarta Utara, terhitung sejak 14 Oktober 2026. Untuk sementara, tugas Kepala KSOP Kelas III Sampit dijalankan oleh Kapten Indra Novel Sinaga sebagai pelaksana tugas (Plt).
Halikinnor berharap pergantian pejabat tidak mengurangi koordinasi dan kerja sama yang telah terbangun. Di tengah tantangan cuaca dan kebutuhan pelayanan pelabuhan, pengawasan keselamatan serta sinergi lintas instansi tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan di Sampit. (KLIK-RED)