KLIK. SAMPIT – Kerusakan pegangan pintu atau handle membuat seorang warga di Perumahan Sutarti, Jalan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kesulitan membuka pintu kamar. Warga tersebut akhirnya meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim, Minggu (1/11).
Kejadian bermula ketika handle pintu kamar patah. Pemilik rumah kemudian melepas bagian yang rusak. Namun, pintu tetap macet dan tidak bisa dibuka.
Setelah upaya mandiri tidak membuahkan hasil, pemilik rumah menghubungi layanan darurat Damkarmat Kotim. Laporan diterima melalui WhatsApp Emergency Call sekitar pukul 09.10 WIB.
Petugas piket Peleton III segera menyiapkan perlengkapan dan menuju lokasi. Sebanyak enam personel Regu I diberangkatkan menggunakan mobil operasional Hilux pada pukul 09.13 WIB.
Petugas tiba sekitar pukul 09.27 WIB setelah menempuh jarak kurang lebih 5,6 kilometer. Setibanya di lokasi, mereka memeriksa kondisi pintu dan mencari cara untuk membukanya tanpa menimbulkan kerusakan lebih lanjut.
Kepala Regu I, Muhammad Marjuki, mengatakan petugas menggunakan handle pintu lain sebagai alat bantu untuk mengoperasikan mekanisme pintu yang macet.
“Setibanya di lokasi, kami mendapati handle pintu kamar sudah dilepas pemilik rumah karena patah. Namun, pintunya masih belum bisa dibuka. Kami kemudian mencoba menggunakan handle pintu lain dan akhirnya berhasil membuka pintu tersebut,” ujarnya.
Upaya tersebut berhasil. Petugas dapat membuka pintu sekitar pukul 09.34 WIB tanpa harus membongkar pintu.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Setelah memastikan penanganan selesai, seluruh personel kembali ke Markas Komando Damkarmat Kotim dan tiba sekitar pukul 09.52 WIB.
Kejadian ini menunjukkan bahwa pelayanan Damkarmat tidak hanya mencakup penanganan kebakaran. Petugas juga memberikan bantuan penyelamatan untuk mengatasi kondisi darurat yang menyulitkan masyarakat, termasuk pintu rumah yang macet akibat kerusakan.(KLIK-RED)