KLIK. PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat (Kobar) bersama tim gabungan melanjutkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Resor Pesalat, Tanjung Harapan, Kecamatan Kumai, Kamis (30/10) malam. Pemadaman dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan vegetasi yang lebih rapat di sekitar habitat satwa liar.
Kapolres Kobar AKBP Joko Handono mengatakan, personel tetap disiagakan untuk melanjutkan penanganan hingga titik kebakaran berhasil dikendalikan. Pemadaman pada malam hari dilakukan dengan mempertimbangkan suhu udara yang lebih rendah.
“Pergerakan taktis di malam hari sengaja kami genjot untuk memanfaatkan penurunan suhu udara guna menekan laju pergerakan api permukaan, sekaligus menyelamatkan habitat orangutan yang menjadi perhatian dunia,” ujarnya.
Joko menjelaskan, petugas menghadapi sejumlah kendala selama operasi. Salah satunya kondisi lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan tanah.
Kabut asap tebal dan gelapnya malam juga membatasi jarak pandang. Kondisi tanah gambut yang labil dan rawan amblas membuat personel harus bergerak secara hati-hati dalam kelompok untuk menghindari kecelakaan di lapangan.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan melakukan penyekatan area kebakaran secara vertikal dan horizontal. Langkah ini dilakukan untuk membatasi pergerakan api agar tidak menjalar ke vegetasi yang lebih rapat.
Kawasan Resor Pesalat menjadi perhatian dalam penanganan karhutla karena berada di lingkungan Taman Nasional Tanjung Puting yang memiliki keanekaragaman hayati, termasuk habitat orangutan.
Polres Kobar menyatakan pemadaman akan terus dilanjutkan dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel. Pengendalian api di kawasan tersebut diharapkan dapat mencegah kebakaran meluas dan mengurangi ancaman terhadap lingkungan serta habitat satwa liar. (KLIK-RED)