KLIK. SAMPIT— Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19, di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pemkab Kotim menyiapkan Rumah Sakit Pratama Samuda dan Parenggean, untuk menjadi ruang isolasi pasien COVID-19 yang memerlukan perawatan yang intensif.
Bupati Kotim, Halikinnor, menjelaskan, saat ini telah menyiapkan dua Rumah Sakit Pratama untuk menjadi tempat isolasi, termasuk Klinik COVID-19 Islamic Center (KIC).
“Jumlah tempat tidur (bed) yang disiapkan untuk di KIC sebanyak 78 bed, Parenggean 9 bed, Samuda 16 bed, dan RSUD dr Murjani Sampit sekitar 98 bed,” Jelas Halikin.
Menurutnya sejauh ini, untuk Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian ruang isolasi di RSUD Murjani Sampit masih terkendali, karena banyak pasien memilih melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Warga yang isolasi mandiri masih tetap dipantau, diharapkan mereka tetap disiplin. Kalau sampai tidak disiplin, maka akan dilaporkan ke gugus tugas untuk ditindak,” tegasnya.
Tempat perawatan tetap disiapkan, namun diharapkan tidak ada peningkatan jumlah warga yang terpapar. Namun, dari sisi pelayanan kesehatannya tetap disiapkan. (KLIK-RED)