Home Peristiwa Lahan Dekat Permukiman Diduga Sengaja Dibakar

Lahan Dekat Permukiman Diduga Sengaja Dibakar

  Redaksi   | Kamis , 29 Juli 2021
d53b2ff6dd44f99d6dd79032ce3a4f72.jpg
Petugas TNI, Polri, dan BPBD saat berjibaku memadamkan lahan terbakar di Jalan MT Haryono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kamis (29/7) siang.

KLIK. SAMPIT - Lahan yang berada di Jalan MT Haryono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sampit, terbakar, Kamis (29/7) pukul 10.15 WIB siang. Lahan yang berada dekat dengan permukiman itu, diduga sengaja dibakar.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ketapang AKP Samsul Bahri, membenarkan tentang peristiwa kebakaran lahan tersebut. Menurutnya, luas lahan yang terbakar 20 x 50 meter persegi dengan tekstur lahan vegetasinya adalah semak belukar.

”Kami masih selidiki penyebab kebakaran. Namun, jika dilihat sepertinya dilakukan secara sengaja. Untuk mengetahui lebih lanjut, sementara ini kami masih melakukan pencarian terhadap pemilik lahan,” ujar Samsul.

Lanjutnya, api dapat dipadamkan setelah petugas dari tim Karhutla datang melakukan pemadaman, serta melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam agar tidak merembet ke lahan lainnya.

Samsul juga mengimbau dan menegaskan  kepada masyarakat yang berada di wilayah hukumnya, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pasalnya, cuaca saat ini sudah memasuki musim kemarau.

”Diketahui bersama, beberapa hari ini cuaca sedang panas. Saya harap masyarakat tidak membakar lahan. banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk membuka lahan. Kita semua tidak mau bencana karhutla dan kabmut asap terulang seperti dulu lagi,” ujarnya.

Agar tidak terulang kembali kebakaran lahan, Samsul memerintahkan seluruh anggotanya untuk setiap hari melakukan patroli secara berkala di titik rawan seperti di Jalan MT Haryono Barat, Jalan Moh Hatta atau Jalan Lingkar Selatan.

Dirinya juga menegaskan, akan menindak tegas bagi para pelaku pembakar lahan sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku. ”Jadi, jangan sesekali mencoba membakar lahan kalau tidak ingin berurusan dengan hukum,” pungkasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami