Home Pemerintah Pemprov Kalteng Vaksinasi Sudah Mencapai 54,8 Persen

Vaksinasi Sudah Mencapai 54,8 Persen

  Redaksi   | Senin , 08 November 2021
4eaf8464b1ed272b077cf6654e3b51d4.jpg
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul meninjau vaksinasi belum lama ini.

KLIK. PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul mengatakan, dari data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, persentase di Kalteng telah mencapai 54,8 persen untuk dosis satu.

Dikatakannya, persentase capaian vaksinasi ini sangat baik karena ada peningkatan yang signifikan dari yang sebelumnya. Diharapkan persentase vaksinasi ini terus meningkat, hingga mampu mencapai 70 persen di bulan November ini.

“Pemerintah menargetkan 70 persen dosis satu di bulan November ini. Sehingga kalau melihat 54 persen lebih saat ini, kami yakin target itu bisa tercapai,” katanya, (8/11).

Untuk vaksinasi dosis dua, data terakhir menunjukan 34 persen yang artinya mengalami peningkatan yang cukup baik. Jika vaksinasi dosis satu ditargetkan mencapai 70 persen pada bulan ini, maka dosis dua ditargetkan mencapai 50 persen di bulan ini.

“Makanya sudah ada perintah dari Pak Gubernur, supaya vaksinasi ini tidak terhenti. Biar nanti di akhir tahun capaiannya sangat besar, baik dosis satu dan dua,” kata dia.

Dia mengakui, salah satu tantangan percepatan vaksinasi ini adalah upaya dalam menjangkau daerah pelosok karena cukup terbatasnya sumber daya yang dimiliki. Pemerintahpun telah membangun strategi mengatasi kendala itu, salah satunya dengan dengan mendorong puskesmas mendatangi desa-desa untuk memberikan vaksinasi kepada masyarakat.

Suyuti, berpendapat, risiko penularan di daerah pelosok dan pedalaman pada dasarnya tidak begitu tinggi dibandingkan di wilayah perkotaan. Namun demikian vaksinasi harus didorong agar merata hingga daerah pedesaan bahkan daerah yang jauh dari pusat kota juga perlu dipacu vaksinasinya.

“Karena vaksinasi ini tidak dilihat dari tingkat penularannya, tapi dilihat dari upaya mewujudkan kekebalan kelompok. Sehingga dari itu, tim didorong terus bergerak ke desa-desa memberi vaksin kepada masyarakat,” katanya mengakhiri. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami