Home Pemerintah Pemprov Kalteng Lima Daerah di Kalteng ini Diminta Perkuat 3T

Lima Daerah di Kalteng ini Diminta Perkuat 3T

  Redaksi   | Jumat , 03 Desember 2021
383d42fd84432c6017fffd2819f73f42.jpg
Gubernur Sugianto Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo saat diwawancarai dalam sebuah kegiatan.

KLIK. PALANGKA RAYA – Kasus penularan Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini berada pada angka yang cukup menggembirakan. Bahkan berdasarkan perkembangan harian, sudah ada satu kabupaten yang dikategorikan masuk zona hijau atau daerah tanpa kasus.

Kendati demikian, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran tetap memberi peringatan kepada sejumlah daerah untuk memperkuat upaya penanganan kasus. Ada beberapa daerah yang menjadi perhatian, di antaranya Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Kapuas, dan Barito Utara.

“Kasus Covid-19 sekarang sudah sangat turun, bahkan kasus harian berada di bawah lima. Namun kita harus waspada, jangan lengah, apalagi kemunculan varian baru di luar negeri,” kata dia mengingatkan, Jumat (3/12). 

Lima kabupaten dan kota itu diperingatkan untuk memperkuat 3T atau sebutan lain untuk pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). Masih ditemukannya kasus pasien meninggal karena Covid-19, menjadi salah satu alasan lima daerah itu memperkuat pelaksanaan 3T.

“Biarpun hanya satu dua orang yang kena, tapi 3T-nya tetap harus dijalankan. Tujuannya apa? Ini supaya kita tahu dan cepat juga penangananya,” katanya.

Dipaparkan Sugianto, komitmen memperkuat 3T untuk menindaklanjuti kasus meninggal karena Covid-19 sebetulnya sudah ditegaskan sejak lama. Tim kesehatan di daerah harus melakukan pemeriksaan sampel secara acak, minimal kepada 15 orang yang terdekat dengan pasien yang meninggal.

“Sampel acak ini harus tetap jalan, karena dengan cara itu kita bisa melakukan penanganan cepat kalau ada temuan kasus. Maka dari itu langkah pencegahan jalankan saja, seperti 3T hingga vaksinasi,” bebernya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami