KLIK.PALANGKA RAYA – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yura Djalins mengakui, potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama bulan Ramadan dan Idulfitri akan berdampak positif dan mendorong peningkatan konsumsi masyarakat.
Meski begitu, peningkatan aktivitas itu juga dapat mendorong kenaikan inflasi lebih lanjut, apabila tidak dilakukan antisipasi dengan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok yang mencukupi di masyarakat selama bulan suci ramadhan hingga Idulfitri.
“Apalagi pengaruh geopolitik antara Rusia dan Ukraina berpotensi mendorong kenaikan harga energi dan pangan, di samping juga penerapan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai oleh Pemerintah Pusat menjadi sebesar 11 persen harus diperhatikan,” kata dia. Kamis (31/3).
Untuk itu, dalam rangka menyinergikan langkah pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Idulfirti diperlukan sinergi seluruh Tim Pengendali Inflasi Daerah di Kalteng. Sinergi kebijakan ini untuk bersama memastikan ketersediaan kebutuhan pokok hingga menjamin kelancaran distribusi.
Yura menyakini bahwa inflasi pada bulan Ramadan dan Idulfitri akan tetap dapat terkendali sesuai sasaran berdasarkan persiapan yang telah dan akan dilakukan oleh seluruh TPID kabupaten dan kota di Kalteng.
“Memang patut diapresiasi juga dinas dan instansi teknis bersama para pelaku usaha sejak awal bulan Maret sudah berusaha menjaga ketersediaan kebutuhan pokok,” katanya memaparkan.
Selanjutnya dalam upaya pengendalian inflasi, Yura juga merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk jangka menengah dapat dilakukan integrasi sektor pertanian dengan sektor digital supaya perluasan pemasaran untuk mendukung keterjangkauan harga.
Sementara pada jangka panjang, pemerintah daerah diharapkan dapat mengkaji opsi stabilitas harga pangan melalui keterlibatan BUMD sebagaimana telah dilakukan pada beberapa daerah seperti Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur.
“Dengan kesiapan yang dari sekarang, intinya sama-sama optimis inflasi dapat terkendali dan ekonomi Kalteng terus tumbuh,” katanya mengakhiri. (KLIK-RED)