KLIK.SAMPIT - Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan bagi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kotim dimulai. Sebanyak 71 calon anggota Paskibraka akan mengikuti kegiatan itu hingga 18 Agustus 2022 nanti.
Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor saat membuka pemusatan pendidikan dan pelatihan calon anggota Paskibraka berpesan agar tetap tegar mengikuti pelatihan. Sehingga, mental dan kemampuan Paskibraka betul-betul mantap.
"Saya berharap calon anggota tetap tegar dalam pelatihan untuk menjalankan tugas, " ungkap Halikinnor, di Balai Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kamis (11/8).
Halikinnor ingin anggota Paskibraka Kotim bermental baja. Sebab, tidak semua terpilih jadi pengibar bendera. Banyak standar baku yang harus dipenuhi calon anggota. Di sisi lain banyak pelajar yang ingin menjadi anggota Paskibraka.
Selain ditempa mentalnya, anggota Paskibraka juga dilatih menjadi kader pemimpin dengan karakter kebangsaan. Demi menjadi insan yang memiliki jiwa kepemimpinan tangguh.
Halikinnor percaya, Paskibraka Kotim akan mampu menjalankan tugas dengan baik saat puncak perayaan Dirgahayu ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022 nanti.
"Saya bangga dan percaya kepada adik-adik. Makanya tidak hanya fisik prima namun juga diperlukan mental yang kuat, saat mengibarkan bendera, agar berlangsung khusyuk dan khidmat," ujarnya.
Sementara Ketua Panigia Pelatihan Paskibraka Kotim, Wim Reinhard Kaluwa Benung, menjelaskan ada 71 anggota calon Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan bendera yang dipusatlan di halaman kantor Pemkab Kotim. Sementara 4 orang anggota Paskibraka bertugas di tingkat provinsi.
"Mereka ini telah melalui tahap seleksi. Setelah itu juga telah menjalani pelatihan intesif sejak awal Juli 2022 lalu," jelasnya.
Adapun dalam pemusatan pendidikan dan pelatihan nanti para calom Paskibraka akan menjalani beberapa kegiatan wajib, seperti upacara pagi maupun upacara malam hari, dan pemantapan peraturan baris berbaris lainnya. (KLIK-RED)