KLIK.SAMPIT - Masyarakat Kotawaringin Timur yang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak, diharapkan menggunakan bantalan sosil itu sesuai peruntukannya. Jangan sampai digunakan untuk hal di luar kepentingan pokok, seperti membeli pulsa paket data atau membeli rokok.
Hal ini disampaikan, Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor. Ia meminta kepada keluarga penerima manfaat (KPM) agar bantuan dimanfaatkan dengan bijak.
"Jangan untuk beli pulsa (paket data) atau beli rokok. Kalau suami minta belikan rokok, bilang ini untuk beli beras atau beli bahan bakar memasak," ucap Halikinnor, di hapan ratusan penerima BLT BBM, Jumat (9/9).
Ia juga berharap penyaluran BLT ini berjalan dengan lancar tertib. Sehinhga semua menerima sesuai dengan data yang terdaftar.
"Kita tahu pemerintah dengan sangat terpaksa dalam kondisi yang memang berat, menaikkan harga BBM dan ini tentunya berakibat kepada harga-harga bahan pokok," imbuhnya.
Sehingga begitu PPN naik semuanya sektor yang berkaitan dengan energi akan terimbas dan akan mengalami kenaikan. Oleh sebab itu, ia mengingatkan KPM tidak melihat dari jumlah bantuan yang diberikan, namun manfaatnya.
"Makanya tadi saya ingatkan jangan melihat dari jumlah tetapi itu sangat bermanfaat asal penggunaannya sesuai dengan tujuan. Jadi betul-betul digunakan untuk peruntukannya. Insya Allah dengan dana itu bisa mereka bertahan," katanya.
Ia juga berharap warga tidak terlalu bergantung dengan bantuan. Namun masyarakat bisa bekerja untuk mememuhi lebutuhan pokoknya sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Halikinnor berkesempatan menyerahkan langsung BLT BBM ke sejumlah warga. Saat itu Wakil Bupati Kotim Irawati, Sekretaris Daerah Fajrurrahman dan juga Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Sampit Mahyuda Fatqul Yakin, juga hadir menyerahkan bantuan BLT BBM.
Sementara Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Sampit Mahyuda Fatqul Yakin mengungkapkan bantuan BLT BBM dan BNPT September 2022 ini proses pencairannya mudah, KPM cukup membawa KTP asli.
"Jadi dia bisa mengambil langsung dananya dengan membawa undangannya," jelasnya.
Ditambahkannya, jika misalkan yang memiliki undangan itu tidak bisa hadir maka bisa diwakilkan oleh keluarganya. Dengan catatan dalam satu keluarga, kalau belum meninggal maka bisa diambilkan oleh ahli warisnya yang dalam satu kartu keluarga. Tapi jika meninggal dan kakak tunggal, maka wajib dilaporkan terlebih dahulu supaya Kantor Pos bisa menginformasikan KPM penggantinyam
Total penerima BLT BBM di Kotim terdara 17.557 KPM yang tersebar di 17 kecamatan. Nantinya pihak Kantor Pos Indonesia Cabang Sampit juga akan lakukan penyaluran di beberapa komunitas. Namun untuk hari pertama penyaluran ada 8 titik yang tersebar. Salah satunya di Kantor Pos Sampit, di kantor Desa Natai Baru, Pondok Damar, Kantor Pos Kota Besi, Kantor Pos Paranggen dan lain-lain.
"Untuk yang tinggal di pedalaman seperti Telaga Antang, Antang Kalang dan Bukit Santuai, nanti tim kami yang ke sana. Jadi nanti tim kami ada proses menginap di sana sekitar 3 atau 4 hari untuk penyaluran bantuan," ucapnya.
Sementara rincian yang diterima yaitu Rp500.000 terdiri Rp150.000 bantuan BLT BBM bulan September bertambah 150.000 untuk Oktober Jadi totalnya Rp300.000, ditambah BPNT sebesar 200.000 per bulan yang dibayarkan untuk bulan September jadi total 500.000
"Target yang diminta Kemensos itu kami 10 hari terhitung dari hari ini. Kami juga berharap dengan waktu yang tidak banyak ini kami perlu dukungan dari pemerintah daerah supaya pengeluaran ini bisa tepa sasaran dan waktu," tutupnya. (KLIK-RED)