KLIK.SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya Resort Sampit mengobservasi kemunculan buaya di Sungai Mentaya sekitar Dermaga Pertamina dan pasar, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Selasa (13/2).
Hasil observasi perugas diduga buaya yang muncul berjenis senyulong atau buaya sapit berukuran kurang dari 1 meter.
"Buaya senyulong atau Tomistoma schlegelii meruapakan buaya pemakan ikan. Habitatnya sungai, danau, dan rawa. Namun belakangan ini buaya itu sering muncul di Sungai Mentaya," ucap Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah, Rabu (14/2).
Kendati demikian, meski tak seganas buaya muara, buaya jenis senyulong ini kerap menyerang manusia. Di Kabupaten Kotawaringin Timur, serangan buaya senyulong terhadap warga pernah terjadi di perairan Sungai Lemiring yang merupakan anak Sungai Mentaya, Desa Ganepo Kecamatan Seranau dan Sungai Cempaga, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga.
Dari hasil observasi petugas, warga sekitar mengaku baru pertama ini mengetahui kemunculan buaya di perairan tersebut.
Petugas pun memberikan pengarahan kepada warga sekitar lokasi kemunculan buaya untuk berhati-hati dan selalu waspada saat beraktivitas di sungai.
"Kami juga akan memasang spanduk imbauan keberadaan buaya di lokasi itu," imbuhnya. (KLIK-RED)