Home Berita Metropolis Berkah Ramadan, Pengusaha Kue Basah di Sampit Banjir Pesanan

Berkah Ramadan, Pengusaha Kue Basah di Sampit Banjir Pesanan

  Sugianto   | Sabtu , 30 Maret 2024
f58a068caadf9bfb0762ecb8ec53cc75.jpg
Putri pedagang kue basah Sampit saat memperlihatkan kue dagangannya.

KLIK.SAMPIT- Tak dimungkiri bulan Ramadan menuai keberbekahan bagi semua orang. Seperti yang dialami sejumlah pedagang kue basah di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Banyak dari mereka kebanjiran pesanan dari dalam maupun luar kota saat Ramadan ini. 

Salah seorang pengusaha kue basah di Sampit Putri mengatakan, tahun ini pesanan yang dia terima lumayan membludak semenjak awal puasa. 

"Alhamdulillah tahun ini di awal Ramadan kue basah ini banyak dipesan pelanggan dari warga Kota Sampit," ujar Putri.

Selain warga Kota Sampit, menurut dia banyak juga warga luar kota Sampit yang memesan melalui media sosial. seperti dari Kota Besi, Cempaga dan Seranau yang memesan kue basah di tempatnya.

"Biasanya ada yang pesan lewat WhatsApp dari Kota Besi, Cempaga dan warga Seranau," tuturnya.

Dia mengaku omzet kotor yang ia dapat bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp1, 4 juta per hari. Bahkan dia memprediksi pesanan kue basah ini bakal terus ia terima sampai menjelang H-4 lebaran.

"Saya prediksi hingga H-4 sebelum Lebaran biasanya kami tetap masih menerima orderan. Karena tempat kami itu H-1 baru tidak jualan," ungkapnya.

Adapun kue basah yang kerap diincar warga yakni kue amparan tatak dibandrol harga Rp12 ribu per kerat, sarimuka lakatan Rp13 ribu per kerat, dodol tanak Rp12 ribu per kerat, kereraban Rp12 ribu per krat, nangka susun Rp12 ribu per kerat, kue lapis Rp 12 ribu per kerat serta bingka kentang Rp25 ribu per loyang dan bingka sarikaya Rp22 ribu per loyang. 

Sementara Sri Wahyuni sebagai warga Kecamatan Seranau, menyebut kue-kue basah ini sudah menjadi tradisi saat bulan Ramadan. Dia pun tak ketinggalan memesan kue basah tersebut.

"Misalnya kue basah nangka susun dan bingka kentang itu biasanya adanya hanya di bulan Ramadan. Jadi setiap bulan Ramadan saya beli kue basah ini untuk berbuka puasa bersama keluarga," kata Sri Wahyuni. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami