Home Berita Metropolis Dermaga Feri Penyeberangan Sampit-Seranau Dipastikan Tetap Operasional

Dermaga Feri Penyeberangan Sampit-Seranau Dipastikan Tetap Operasional

  Sugianto   | Rabu , 01 Mei 2024
27af12ebc518bb21ef03f6453959610f.jpg
Tampak aktivitas penyeberangan Dermaga Sampit-Seranau, Rabu (1/5).

KLIK.SAMPIT- Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur Suparmadi menanggapi beredarnya surat PT Inhutani terkait Dermaga Feri Penyeberangan Sampit-Seranau yang bakal ditutup sementara. Ia memastikan dermaga tersebut maka tetap operasional karena keberadaannya sangat penting bagi masyarakat. 

"Kami Dinas Perhubungan Kotim sebelumnya mengimbau adanya perbaikan dermaga penyeberangan itu," ucap Suparmadi.

Menurutnya, imbauan tersebut disampaikan ke pihak Inhutani didasari keadaan dermaga tersebut sudah tidak layak dan dapat membahayakan masyarakat yang menggunakan dermaga tersebut.

"Berdasarkan informasi UPTD Dermaga itu ada mengalami kerusakan dan dapat membahayakan masyarakat," kata Suparmadi. 

Menurutnya, itu merupakan aset Inhutani. Sebab itu pihaknya meminta pihak Inhutani yang memperbaiki fermaga tersebut. 

"Namun untuk saat ini pihak Inhutani belum memiliki anggaran untuk perbaikan Dermaga tersebut," sambungnya.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga telah mengecek ke lokasi bersama pihak terkait yakni bersama Camat Seranau, operator frri penyeberangan pihak ke 3 dan Perwakilan PT Inhutani di Sampit.

Menurutnya, pada saat pengecekan pihak Inhutani menjelaskan bahwa mereka akan membuat surat penutupan sementara operasional dermaga tersebut. Namun karena pentingnya dermaga ini maka diputuskan dermaga tetap beroperasional sementara.

"Pihak masyarakat merasa keberatan kalau ditutup. Karena itu merupakan akses utama mereka. Maka disepakati tetap beroperasi sementara waktu," tuturnya.

Ia memastikan menjamin pelayanan masyarakat untuk angkutan feri penyeberangan tersebut. Pihaknya melalui UPTD Dermaga akan lebih instensif melakukan pengawasan agar untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dermaga Inhutani tetap operasional sampai nanti ada justifikasi (pembuktian. red) teknis terkait kelayakan dermaga dari instansi teknis yang berwenang," terang Suparmadi.

Ia menambahkan, sesuai kesepakatan pada saat cek lapangan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan semua pihak terkait yakni PT Inhutani, Inspektorat, Dinas Cipta Karya, Penataan Ruang dan Pertahahan, Kecamata Seranau, Bagian Kerjasama Setda Kotim, operator Feri penyeberangan pihak ke 3.

"Rapat tersebut dimaksudkan untuk mengetahui langkah strategis agar layanan feri penyeberangan tetap bisa operasional dengan ketersediaan prasarana fermaga yang memenuhi kelayakan operasional derrmaga. Di samping itu untuk dermaga itu kiranya dapat dilakukan penilaian teknis oleh Dinas Cipta Karya," demikian Suparmadi. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami