KLIK. PURUK CAHU – Penjabat (Pj) Bupati Murung Raya Hermon, berharap dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya untuk menjadikan daerah tersebut sebagai lumbung padi lahan kering, serta mengembangkan produksi kopi dan kakao di wilayah ini.
Harapan tersebut disampaikan Hermon dalam pidatonya pada rapat paripurna ke-II masa sidang II tahun 2024, yang juga mencakup persetujuan terhadap Raperda lambang DPRD serta penyerahan KUA/PPAS untuk tahun anggaran 2025.
Hermon menjelaskan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Murung Raya untuk menjadi lumbung padi di Kalimantan Tengah, dengan fokus pada pemenuhan konsumsi padi secara internal. “Kami sudah menyanggupi untuk menyediakan lahan seluas 10 ribu hektar, dan kami telah mengundang 10 camat untuk memetakan lokasi rencana penanaman padi tersebut di masing-masing kecamatan,” ujar Hermon.
Selain itu, Hermon juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkakao) Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, untuk mengembangkan kopi dan kakao di Murung Raya. Menurutnya, meski masyarakat di daerah ini sudah mulai menanam kopi dan kakao, jumlahnya masih terbatas.
“Oleh karena itu, kami bersama Dinas teknis terkait melakukan kerja sama dan MoU dengan Puslitkakao. Rencana kami, pada tahun 2025, adalah menggerakkan masyarakat untuk menanam kakao dalam jumlah yang lebih besar, sehingga produksi ini tidak hanya bersifat rumah tangga, tetapi menjadi kegiatan yang lebih profesional dan berkelanjutan,” jelasnya.
Pj Bupati berharap, dengan dukungan dari DPRD, rencana pengembangan sektor pertanian dan perkebunan ini dapat terwujud dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Murung Raya. (KLIK-RED)