KLIK.SAMPIT – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) membeberkan sejumlah potensi kerawanan gangguan keamanan yang dapat terjadi selama perayaan Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Potensi tersebut meliputi barang, objek, lokasi, hingga kegiatan masyarakat.
Wakapolres Kotim Kompol Tri Wibowo, menjelaskan bahwa kerawanan gangguan keamanan dibagi menjadi tiga tahap waktu, yaitu sebelum, saat, dan sesudah Nataru.
“Menjelang Nataru, potensi kerawanan yang perlu diwaspadai adalah peningkatan kemacetan dan kecelakaan yang disebabkan oleh tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Tri Wibowo, Rabu (11/12).
Ia melanjutkan, saat malam tahun baru, kerawanan lebih banyak disebabkan oleh pergerakan masyarakat yang besar, seperti perjalanan liburan dan perayaan malam pergantian tahun.
“Kerawanan juga dapat terjadi pada masyarakat yang melaksanakan ibadah, terutama agama Kristen dan Katolik. Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap barang bawaan dan sarana prasarana saat beribadah,” tambahnya.
Selain itu, Polres Kotim juga akan memantau lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi pusat keramaian, seperti tempat hiburan malam (THM) dan area lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami akan memberikan pengamanan di berbagai lokasi, termasuk di THM, dengan fokus memberantas peredaran narkoba dan potensi gangguan lainnya yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Tri Wibowo memastikan bahwa pihaknya siap menjaga keamanan dan kondusivitas selama pergantian malam tahun baru. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga Kamtibmas.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban saat merayakan malam pergantian tahun baru. Semoga perayaan tahun ini berlangsung aman dan kondusif,” tutupnya. (KLIK-RED)