KLIK.SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit mengunjungi dua korban serangan buaya di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin malam (13/1).
"Sesampainya di lokasi, kami melakukan koordinasi dengan kantor Desa Lampuyang dan bertemu dengan Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Lampuyang," kata Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah, Selasa sore (14/1).
Menurutnya, berdasarkan keterangan Kades setempat, dua warganya yang menjadi korban serangan buaya tersebut bernama Sari dan Kipli. Lokasi serangan berada di Sungai atau Hadil Pasir, Desa Lampuyang.
Berdasarkan keterangan warga bernama Burhan (suami Sari), serangan buaya terjadi pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB.
"Dengan ditemani Sekdes, kami langsung menuju rumah korban serangan buaya dan melihat kondisi kedua korban," ujarnya.
Dia mengatakan, saat ditemui, kondisi korban bernama Sari terdapat luka cukup parah, yakni satu luka di bagian betis dan satu luka di bagian paha sebelah kanan. Kondisi luka tersebut sudah dijahit, dengan banyak luka kecil bekas cakaran.
Setelah itu, pihaknya juga menemui korban kedua, yakni Kipli. Luka yang dialami juga cukup parah, yakni luka robek di pangkal paha yang membutuhkan 20 jahitan.
"Kami sempat berbincang dan melihat kondisi korban yang cukup parah, kemudian langsung memberikan bantuan biaya berobat kepada kedua korban," ujarnya.
Dari kejadian tersebut, Muriansyah mengimbau agar warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, mengingat lokasi tersebut merupakan lahan kebun warga.
Terkait langkah penangkapan buaya, menurutnya, melihat situasi dan kondisi yang ada, perangkap buaya tidak bisa digunakan. Sungai yang kecil dan pasang surut, serta akses masuk yang sulit, membuat upaya tersebut tidak efektif.
"Upaya dengan pancing atau jerat buaya juga telah kami utarakan. Namun, warga belum siap. Saat ini, warga ingin menenangkan diri dulu dan diam di kampung. Mereka belum akan ke lokasi kebun terlebih dahulu," tandas Muriansyah.
Diberitakan sebelumnya, diduga dua warga Desa Lampuyang mengalami luka serius setelah diserang buaya. Keduanya telah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Samuda. (KLIK-RED)