KLIK.SAMPIT - Sejumlah warga Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang terdampak insiden tongkang menabrak perahu taksi, lanting, hingga dapur rumah mereka pada Jumat (24/1), kini telah mencapai kesepakatan mengenai ganti rugi.
Kepala Desa Aswadi Sukur mengungkapkan bahwa pemerintah desa setempat telah mengadakan pertemuan dengan pihak pemilik tongkang. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan KSOP, tokoh masyarakat, kepolisian, camat, serta para korban.
"Dalam pertemuan itu, pihak pemilik tongkang sepakat untuk memberikan ganti rugi kepada para korban, yaitu pemilik perahu taksi, lanting, dan rumah warga yang terdampak," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/1).
Aswadi menambahkan, untuk pemilik perahu taksi dan lanting yang mengalami kerusakan parah, mereka akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp90 juta. Sementara itu, rumah warga yang terdampak akan mendapat ganti rugi sebesar Rp15 juta.
"Yang jelas kami sepakat dengan nilai tersebut. Saat ini kami masih menunggu proses pencairan," tambahnya.
Kejadian tersebut menimpa warga di RT 1, RW 1 Desa Terantang. Aswadi mengakui sangat mengapresiasi pihak pemilik tongkang yang cepat tanggap dalam insiden ini. Dirinya berharap insiden serupa tidak terulang agar tidak menimbulkan konflik sosial di kalangan warga.
"Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi, agar tidak ada lagi konflik sosial di masyarakat. Jika kejadian seperti ini terjadi lagi, kami harap penyelesaian dilakukan dengan cepat dan baik," imbuh Aswadi.
Sebelumnya, warga Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, digegerkan dengan peristiwa tongkang menabrak perahu taksi, lanting, dan dapur rumah milik warga setempat, pada Jumat (24/1).
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Terantang Hilir, Riannurrahman Jaya, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa saat ini kasusnya sedang ditangani oleh pemerintah desa setempat.
"Benar, kejadian sekitar pukul 03.00 Subuh. Saya kaget, istri bilang ada tabrakan tongkang, kami langsung terbangun," ujar Riannurrahman. (KLIK-RED)