KLIK.SAMPIT – Suasana penuh keceriaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (17/8).
Warga RT 08 dan RT 09 berbaur dalam berbagai lomba tradisional yang sarat hiburan. Mulai dari tarik tambang, lomba kelereng, tiup gelas, memasukkan benang ke dalam jarum, hingga lomba panjang pisang. Anak-anak hingga orang tua tak mau ketinggalan unjuk kebolehan, membuat suasana makin riuh.
Ketua panitia lomba, Abdul Muin, menyebut kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Lebih dari itu, lomba menjadi wadah mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
“Dengan adanya lomba ini, warga semakin kompak. Selain untuk hiburan, ini juga jadi momen mengingat kembali perjuangan para pahlawan,” ucap Muin.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana berkat swadaya masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kunci, baik untuk persiapan maupun pengadaan hadiah.
“Alhamdulillah warga sini kompak. Dari urunan warga, akhirnya kegiatan bisa jalan. Hadiah-hadiah kecil juga cukup membuat peserta senang,” imbuhnya.
Pantauan di lokasi, antusiasme warga tampak hingga sore hari. Sorak-sorai penonton menambah semangat para peserta. Bahkan, tawa lepas tak jarang terdengar saat lomba berlangsung.
Salah seorang warga, Arifin, mengaku kegiatan ini membawa suasana yang jarang ditemui dalam keseharian.
“Anak-anak senang, orang tua juga ikut tertawa. Pokoknya meriah sekali,” katanya.
Arifin berharap tradisi lomba ini terus dijaga setiap tahun. Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh lewat perayaan HUT RI patut diteruskan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan positif seperti ini bisa terus ada di desa kami,” pungkasnya. (KLIK-RED)