Home Berita Metropolis 500 Pemudik Pulang ke Kampung Halaman via Program Mudik Gratis Bersama BUMN

500 Pemudik Pulang ke Kampung Halaman via Program Mudik Gratis Bersama BUMN

  Sugianto   | Senin , 24 Maret 2025
651ba08ead3c4e2a26ed6f2419d71788.jpg
Penumpang lewat program mudik gratis saat memasuki kapal di Pelabuhan Sampit, Senin (24/3).

KLIK.SAMPIT- Program mudik gratis bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) tahun 2025, kembali digelar. Program ini mengusung tema "Mudik Aman Sampai Tujuan" kali ini sebanyak 500 pemudik berangkat dari Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (24/3).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pelni Anik Hidayati menyampaikan, Program ini merupakan wujud komitmen Pelni sebagai perusahaan BUMN untuk mendukung masyarakat Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 H bersama keluarga di kampung halaman dengan tenang dan menyenangkan.

"Pada tahun 2025 ini, kami menyediakan kuota mudik gratis sebanyak 500 penumpang dengan rute Sampit - Semarang," ujar Anik.

Dia menerangkan, bahwa Pelni telah konsisten mendukung program Mudik Gratis BUMN sejak tahun 2022. "Setiap tahun, kami berupaya meningkatkan layanan dan menjangkau lebih banyak pemudik agar dapat berkumpul dengan keluarga tanpa beban biaya transportasi," tambahnya.

Menurutnya, Pada tahun 2022, Pelni memulai langkahnya dengan menyediakan empat armada bus untuk melayani pemudik dengan rute Jakarta-Lampung, Jakarta-Surabaya, dan Jakarta-Semarang. Kemudian, pada tahun 2023, Pelni beralih menggunakan kapal laut dengan menyediakan kuota sebanyak 300 penumpang yang terbagi dalam dua rute, yaitu Jakarta-Batam dan Kumai-Semarang.

Keberhasilan tersebut dilanjutkan pada tahun 2024, di mana Pelni kembali mengoperasikan kapal untuk rute Balikpapan-Surabaya dengan kuota yang sama, yakni 300 penumpang. Kini di tahun 2025, Pelni meningkatkan kapasitasnya menjadi 500 penumpang dengan rute Sampit-Semarang, hal ini menunjukkan konsistensi Pelni dalam mendukung program mudik gratis BUMN.

"Banyak masyarakat dari Pulau Jawa yang saat ini bekerja dan menetap di Pulau Kalimantan, khususnya di Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, kami memilih rute Sampit-Semarang agar mereka dapat kembali ke kampung halaman dan merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta. Kami berharap program ini tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga wujud nyata kepedulian Pelni terhadap kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Program ini tidak hanya menjadi sarana transportasi gratis, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian Pelni dan BUMN terhadap masyarakat untuk memastikan perjalanan yang aman sampai tujuan.

Pelni berkomitmen untuk terus menjalankan program-program TJSL yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, serta menjadi contoh perusahaan yang bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Seluruh Program TJSL Pelni mengacu pada pilar SDG's atau Sustainable Development Goals yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan telah diadopsi oleh Kementerian BUMN ke dalam Program TJSL di seluruh perusahaan BUMN. "Selain sosial, pilar TJSL Pelni disusun atas pilar ekonomi, lingkungan, dan tatakelola hukum," demikian Anik.

Neni Indrawati, salah seorang peserta yang mengikuti mudik gratis ini menyambut program ini. Menurutnya, ini sangat baik bagi mereka yang ingin mudik Lebaran tahun ini.

"Kami sangat berterima kasih dengan program mudik gratis ini. Kami jadi terbantu dapat mudik dengan gratis berkumpul keluarga di kampung," ujarnya.

Adapun, kegiatan pelepasan Mudik Gratis di Sampit ini turut dihadiri oleh Komisaris Independen Pelni Kristia Budiyarto, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pelni Anik Hidayati, Kepala Cabang Pelni Sampit ST. Nafilah, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Yuli Sri Wilanti, Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono serta Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur, Sanggul Lumban Gaol.

Selain itu, turut hadir Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional Dapil Kalimantan Tengah Muhammad Syauqie dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Abdul Hafid, serta sejumlah pejabat setempat dan stakeholder terkait. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami