KLIK.SAMPIT – Sebagai wujud kepedulian terhadap situasi kericuhan yang tengah melanda negeri, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Sampit bersama sejumlah elemen masyarakat, mahasiswa, dan tokoh pemuda menggelar aksi doa bersama dan menyalakan lilin, Senin malam (31/8), di depan gerbang kampus STIE Sampit.
Kegiatan ini digagas untuk menyampaikan pesan damai, menyerukan persatuan, sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa meneguhkan kembali komitmen kebangsaan. Doa bersama dan aksi menyalakan lilin menjadi simbol harapan agar kedamaian kembali hadir di bumi pertiwi.
“Kami prihatin atas kericuhan yang terjadi belakangan ini. Perbedaan pendapat tidak seharusnya berujung pada perpecahan,” ujar Ketua BEM STIE Sampit, Andriyanto.
Selain doa bersama, para peserta menyalakan lilin secara serentak sebagai lambang cahaya harapan yang mampu mengalahkan gelapnya konflik. Aksi sederhana ini diharapkan dapat menyentuh hati semua pihak untuk menghentikan pertentangan dan lebih mengedepankan dialog damai.
Kegiatan tersebut terbuka untuk umum. Masyarakat yang hadir juga diajak membawa lilin sebagai simbol solidaritas.
“Kami ingin menyampaikan pesan moral bahwa mahasiswa, pemuda, dan masyarakat tidak tinggal diam melihat kondisi bangsa. Doa dan aksi simbolis ini adalah bentuk kepedulian kami untuk persatuan dan perdamaian,” tegas Andriyanto.
Hingga akhir kegiatan, suasana berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Aksi simbolis ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus mengedepankan perdamaian dan menjaga persatuan bangsa.(KLIK-RED)