Home Pemerintah Kotawaringin Timur Masyarakat Kotim Harus Ikuti Program Vaksinasi

Masyarakat Kotim Harus Ikuti Program Vaksinasi

  Redaksi   | Kamis , 17 Juni 2021
509a3375f4ab612a55dc7350a1716594.jpg
Bupati dan Wakil Bupati Kotim, Halikinnor - Irawati saat mendampingi, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, meninjau proses vaksinasi di Kotim, belum lama ini.

KLIK. SAMPIT— Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mengimbau, masyarakat untuk ikut serta dalam program vaksinasi COVID-19, sebagai

salah satu upaya dalam menanggulangi COVID-19.

“Masyarakat Kotim harus ikut program vaksinasi, saat ini proses vaksinasi terus dilaksanakan. Diharapkan target vaksinasi dapat terpenuhi, sehingga program pemerintah untuk mencegah COVID-19 meluas, dapat sukses dilakukan,” terang Halikin.

Diharapkan setiap keluarga, dapat membawa para Lansia yang ada di keluarganya untuk divaksin. Sebagi bentuk upaya setiap keluarga melindungi anggota keluarganya.

“Sebab terkadang Lansia yang ada di rumah, yang tidak ada aktivitas ke luar rumah, dapat terjangkit dari anggota keluarganya yang aktif keluar rumah,” jelasnya.

Untuk itu diharapkan kesadaran, untuk melakukan vaksin terhadap Lansia. Masyarakat diharapkan, jangan sampai terhasut informasi miring tentang vaksin COVID-19, yang berpotensi menggagalkan program vaksinasi.

Padahal diketahui bersama bahwa MUI, sudah mengeluarkan fatwa suci dan halal untuk vaksin Sinovac. BPOM juga sudah mengeluarkan izin penggunaan vaksin Sinovac untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini.

Sehingga untuk menangkal informasi miring tersebut,  semua komponen pemerintahan yang terlibat dalam penanggulangan. Diminta untuk bersama-sama menangkal informasi miring tersebut, dengan melakukan Sosialisasi vaksinasi COVID-19 secara masif melalui berbagai saluran komunikasi.

"Saya juga sudah divaksin, begitu juga pejabat pemerintah dan tokoh publik lainnya di Kotim," terangnya.

Sementara itu disampaikannya, ketersediaan bed di ruang isolasi masih cukup banyak. Namun, tidak mengharapkan ada penambahan pasien rawat COVID-19.

Selain ruang isolasi di RSUD dr Murjani Sampit, telah dipersiapkan 78 bed ruang isolasi di Klinik COVID-19 di Kompleks Islamic Center (KIC) Sampit, guna mengantisipasi apabila terjadi peningkatan kasus COVID-19 di wilayah ini.

“KIC tetap dipersiapkan, namun diharapkan jangan sampai digunakan. Dengan artian jangan sampai banyak warga yang terpapar,” tandasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami