Home Pemerintah Pemprov Kalteng Pemprov Kalteng Dorong Reboisasi Lahan Bekas Tambang

Pemprov Kalteng Dorong Reboisasi Lahan Bekas Tambang

  Redaksi   | Sabtu , 15 Januari 2022
7bf70843b0872347ab94e1d61c428ab5.jpg
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hamka memberi keterangan kepada awak media .

KLIK. PALANGKA RAYA – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendorong percepatan upaya reboisasi lahan bekas tambang, yang menjadi upaya dalam menjaga kualitas lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hamka menuturkan, reboisasi itu tujuannya untuk mengembalikan lahan yang telah hilang dan rusak sehingga menjadi hijau dan produktif kembali. Pastinya tujuan itu untuk meminimalisasi dampak buruk kerusakan lingkungan, seperi masalah banjir, erosi, hingga dampak pencemaran lingkungan lainnya.

“Agar tidak lagi terjadi banjir karena masalah lingkungan tentunya kita harus ada penanaman kembali, reboisasi untuk lingkungan yang bekas pertambangan,” kata dia.

Secara aturan penanaman kembali pada bekas-bekas tambang merupakan kewenangan perusahaan yang beroperasi di wilayah itu. Kewajiban itu yang kemudian juga didorong oleh pemerintah, supaya perusahaan mematuhinya.

Dilanjutkan Hamka, perusahaan sebetulnya telah memahami kewajibannya tersebut karena saat pengurusan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), perusahaan telah memahami soal kewajiban reboisasi itu. Hanya saja pemerintah masih harus mendorong dan kembali mengingatkan pihak perusahaan supaya menjalankan kegiatan itu.

“Kewajiban perusahaan harus mengembalikan lahan itu kembali, jangan meninggalkan lubangnya begitu saja. Maka dari itu kami dari DLH ikut melakukan pengawasan dari sisi lingkungannya,” katanya menegaskan.

Diakui dia, dengan penanaman kembali tersebut maka lokasi bekas tambang yang menjadi lahan kritis bisa kembali hijau. Selain itu, penanaman pohon juga bisa memperkuat daya tampung air di hulu sehingga meminimalisasi terjadi banjir.

“Mengatasi banjir tidak lepas dari menjaga kualitas lingkungan, maka dari itulah pemerintah turut mendorong reboisasi itu,” katanya mengakhiri. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami