KLIK. PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul menyampaikan jika Covid-19 Varian Omicron sudah masuk di Kalteng. Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil uji sampel terhadap 15 orang dari salah satu perusahaan di Kabupaten Murung Raya.
Dijabarkan Suyuti, beberapa waktu lalu terdapat sampel yang dikirim Dinas Kesehatan Murung Raya melalui Dinas Kesehatan Provinsi. Hasil pemeriksaannya, dari 15 sampel itu semuanya dinyatakan positif Covid-19 Varian Omicron.
“Saya tidak bisa sebutkan nama perusahaannya, tapi pastinya sebanyak 15 sampel itu diambil dari satu klaster perusahaan dan hasilnya baru kita terima pagi tadi,” kata dia, Senin (7/2).
Berdasarkan hasil penelitian tim yang diturunkan ke perusahaan itu, diketehui penularan awal varian itu berasal dari luar daerah. Ini menandakan adanya aktivitas perjalan ke luar daerah sebelum varian itu menular.
“Begitu kita memperkirakan dan melihat pola penularannya itu begitu cepat, maka dilakukan lockdown lokal di perusahaan tersebut,” katanya menerangkan.
Suyuti juga memastikan 15 orang tersebut sudah dikatakan sembuh karena sebelumnya telah ditengani sambil menunggu hasil pemeriksaan sampel keluar. Namun ini tetap menjadi catatan untuk melakukan penelusuran supaya menemukan kontak eratnya.
Lebih lanjut Suyuti menjelaskan, penularan Varian Omicron ini tidak menimbulkan gejala yang terlalu berat, terkecuali serang batuk kering. Karena itulah dia memastikan tidak ada penanganan khusus terhadap penularan varian itu, karena yang dilakukan cukup menerapkan isolasi dan penanganannya seperti penanganan Varian Delta sebelumnya.
“Yang penting protokol kesehatan dijalankan, saling jaga jarak, tetap pakai masker dan tidak berkerumun. Kalau secara umum penanganan Omicron tidak berbeda dengan varian yang sudah lewat,” katanya mengakhiri. (KLIK-RED)