KLIK. SAMPIT - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan lembaga tersebut tak alergi maupun anti kritik. DPRD Kotim mempersilakan berbagai kritik yang dilontarkan kepada lembaga itu.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kotim Rimbun. Ia mengatakan kritikan yang diberikan kepada pihaknya akan menjadi bahan introspeksi bagi lembaga maupun masing-masing individu.
Ia menegaskan, pihaknya tidak alergi terhadap kritik dari pihak manapun, termasuk dari kalangan mahasiswa, demi kebaikan bersama.
"Silakan kritisi kinerja lembaga DPRD maupun kinerja anggotanya. Sebutkan saja kekurangannya, supaya beban moral bagi kami. Jangan sampai ada yang santai-santai, sementara anggota lainnya bekerja keras memperjuangkan aspirasi masyarakat,”ujarnya, Sabtu (23/4).
Rimbun mengakui, salah satu tugas dan fungsi DPRD adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan. Namun di sisi lain, sangat wajar jika kinerja DPRD atau anggotanya juga diawasi oleh elemen masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa.
"Sangat wajar masyarakat menyoroti kinerja DPRD maupun anggotanya. Masyarakat berhak tahu sejauh mana kinerja wakil rakyat yang mereka pilih dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, hak ini tentu akan menjadi penilaian bagi masyarakat terhadap kinerja masing-masing legislator di daerah pemilihan yang diwakili. (KLIK-RED /*)