Home Pemerintah Murung Raya Bupati Lepas Peserta Festival Budaya HUT Ke-31 Murung Raya

Bupati Lepas Peserta Festival Budaya HUT Ke-31 Murung Raya

  Redaksi   | Senin , 31 Juli 2023
633612e10d9f94bf635ed94cba5d31fc.jpg
Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph melepas peserta Festival Budaya.

KLIK. PURUK CAHU - Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph melepas peserta Festival Budaya HUT ke-21 Kabupaten Murung Raya di Jalan Letjend Soeprapto tepatnya di depan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Senin siang (31/7). 

Peserta berangkat ini dari Stadiun Mini Komplek Pemkab Murung Raya dan finish di Bundaran Emas Kota Puruk Cahu.

Kemudian terlebih dahulu dalam pawai festival budaya tersebut drumb band dari IPDN Pontianak Kalimantan Barat menampilkan atraksi memukau. 

“Sengaja saya undang drumb band dari IPDN Pontianak Kalimantan Barat untuk memeriahkan festival budaya kita ini, karena saya juga lulusan angkatan pertama IPDN di sana,” ujarnya.

Di sisi lain ia juga berterima kasih terhadap dukungan semua pihak, kerja sama dan panitia pelaksana hingga festival budaya tersebut dapat dilaksanakan dan berjalan dengan lancar.

Sementara, Ketua Panitia Festival Budaya tersebut Ferdinand Wijaya yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya dalam laporannya menyampaikan bahwa total peserta yang mengikuti pawai pestival budaya tersebut sebanyak 65 peserta.

“Total peserta yang mengikuti festival budaya ini sebanyak 65 peserta, dengan kategori 42 peserta SOPD/Kecamatan, 13 umum dan 10 sekolah,” ujar Ferdinand Wijaya.

Lanjutnya, ia menyebutkan juri karnaval budaya tersebut terdiri dari 3 orang, satu juri dari Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah dan dua orang dari Kabupaten Murung Raya.

Dan total hadiah yang nantinya akan dibagikan adalah sebanyak 60.000.000 (enam puluh juta rupiah untuk 3 kategori peserta.

“ Masing – masing 20 juta rupiah persatu kategori, dengan jumlah dari 60 yang dibagi mennjadi juara I, II dan II, sehingga total jumlah juara ada 9 pemenang, mereka juga mendapatkan tropi dan piagam,” tutur Ferdinand Wijaya. 

Terakhir ia mengatakan tujuan digelarnya festival budaya ini untuk melestarikan budaya tradisional masyarakat dayak Murung Raya dan memperkenalkan kearifan lokal. 

Serta sebagai wadah bagi para seniman untuk menampilkan kreatifitas dan memotivasi untuk terus berkreasi termasuk sebagai sarana promosi budaya dan pariwisata.(KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami