Home Pemerintah Kotawaringin Timur Bupati Kotim Soroti Realisasi Fisik dan Anggaran dalam Rakordalev 2025

Bupati Kotim Soroti Realisasi Fisik dan Anggaran dalam Rakordalev 2025

  Sugianto   | Rabu , 04 Juni 2025
be4827fbb1280dff1a600da35752b9d6.jpg
Bupati Kotim Halikinnor saat membuka Rakordalev Triwulan I, di Aula Bapperida Kotim.

KLIK.SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Triwulan I Tahun Anggaran 2025 di Aula Kantor Bapperida Kotim, Rabu (4/6).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kotim Halikinnor menyoroti secara khusus capaian realisasi fisik dan anggaran seluruh perangkat daerah. Ia menegaskan pentingnya pelaksanaan program dan kegiatan yang efektif, efisien, serta tepat waktu.

"Target belanja yang harus dicapai pada triwulan I adalah 20 persen, dan realisasi fisik juga diharapkan di atas 20 persen," kata Halikinnor dalam sambutannya.

Halikinnor meminta seluruh kepala perangkat daerah agar tidak mengabaikan kegiatan pembangunan fisik maupun pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, hal itu penting untuk memastikan hasil pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa tahun 2025 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021–2026. Oleh karena itu, pelaksanaan program sejak awal tahun harus berorientasi pada outcome, bukan sekadar output.

"Prioritas pembangunan tahun ini meliputi infrastruktur dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi, dan ketahanan ekonomi. Semua itu harus kita kawal agar berdampak nyata," tegasnya.

Selain itu, Halikinnor menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk segera menyusun evaluasi Renstra masing-masing hingga 31 Desember 2024. Dokumen tersebut harus disampaikan kepada Kepala Bapperida Kotim paling lambat Senin, 20 Juni 2025.

Ia berharap Rakordalev ini tidak hanya menjadi ajang pelaporan, melainkan juga ruang refleksi dan perbaikan. Halikinnor mengajak seluruh jajarannya untuk bertindak cepat dalam menyelesaikan persoalan dan tidak menunggu hingga masalah menjadi besar.

"Mari jadikan tahun 2025 sebagai momentum percepatan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat Kotim," pungkasnya.(KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami