KLIK. SAMPIT - Warga Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kini memiliki cara digital untuk menyampaikan aspirasi pembangunan. Melalui SIAP MAS (Sistem Informasi Aspirasi Partisipatif Masyarakat), warga dapat mengusulkan kebutuhan di lingkungan mereka menggunakan Google Form.
Inovasi ini digagas Sekretaris Lurah Mentawa Baru Hulu, Nia Pitriani, untuk mempermudah penghimpunan aspirasi masyarakat sekaligus mendukung perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim Cok Orda Putra Legawa menghadiri sosialisasi optimalisasi perencanaan dan pengelolaan keuangan kelurahan melalui SIAP MAS, Kamis (22/10).
Cok Orda mengatakan, pemanfaatan teknologi digital dapat membuka akses lebih mudah bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan. Aspirasi yang masuk juga tersimpan secara digital sehingga dapat digunakan sebagai bahan pendukung perencanaan kelurahan.
“Dengan adanya inovasi ini, masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan usulan pembangunan di wilayahnya. Aspirasi yang masuk juga tersimpan secara digital sehingga menjadi basis data bagi kelurahan untuk mendukung perencanaan pembangunan,” ujarnya.
Melalui SIAP MAS, warga dapat menyampaikan usulan dari berbagai bidang, mulai dari kesehatan, infrastruktur, seni dan budaya, pemberdayaan masyarakat, hingga pertanian dan perikanan.
Data aspirasi yang terkumpul diharapkan membantu pemerintah kelurahan memetakan kebutuhan warga secara lebih terstruktur. Dengan begitu, usulan masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas program pembangunan.
Camat Mentawa Baru Ketapang juga berharap SIAP MAS tidak hanya diperkenalkan melalui sosialisasi, tetapi terus dimanfaatkan dan dikembangkan agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Meski menggunakan sistem digital, keberhasilan inovasi ini bergantung pada pemanfaatannya oleh warga serta tindak lanjut pemerintah terhadap aspirasi yang masuk. Karena itu, SIAP MAS diharapkan menjadi sarana partisipasi masyarakat yang berkelanjutan dalam pembangunan kelurahan. (KLIK-RED)