KLIK. PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui upaya pemadaman, perlindungan kesehatan masyarakat, bantuan sosial, hingga pemulihan ekonomi. Salah satu langkah pemulihan yang disiapkan adalah Job Fair dengan sekitar 3.000 lowongan pekerjaan.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan langkah menyeluruh dan berkelanjutan. Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada kondisi darurat, tetapi juga memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan aktivitas warga dapat kembali berjalan setelah bencana.
“Penanganan karhutla bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga bagaimana melindungi masyarakat, menjaga kesehatan, memenuhi kebutuhan dasar, dan memastikan kehidupan warga bisa kembali berjalan dengan baik,” ujar Agustiar, Rabu (21/10).
Untuk mencegah dan menangani karhutla, Pemprov Kalteng memperkuat koordinasi dengan perusahaan besar swasta, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait. Upaya tersebut mencakup penyiapan peralatan pemadaman, pembangunan sumur bor, pengerahan aparatur sipil negara (ASN), dan perekrutan relawan.
Pemprov Kalteng juga menyiapkan berbagai bentuk perlindungan bagi masyarakat. Di antaranya pembagian masker dan multivitamin, penyaluran makanan sehat, distribusi air bersih, pembangunan rumah oksigen, serta perlindungan asuransi bagi relawan.
Program bantuan sosial turut dilanjutkan melalui penyaluran paket sembako dan penguatan pelayanan kesehatan. Langkah ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mengurangi dampak karhutla.
Agustiar mengatakan, evaluasi penanganan karhutla tetap diperlukan untuk memperbaiki langkah pemerintah di lapangan. Ia juga menyatakan terbuka terhadap kritik dan masukan terkait upaya penanganan bencana.
“Kami terbuka terhadap kritik dan evaluasi. Yang terpenting, seluruh upaya harus terus diarahkan untuk melindungi masyarakat, memperbaiki penanganan di lapangan, dan memastikan warga mendapat dukungan untuk melewati masa sulit ini,” katanya.
Selain penanganan darurat, Pemprov Kalteng menyiapkan langkah pemulihan ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya melalui stimulus bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar kegiatan usaha kembali bergerak.
Pemprov Kalteng juga menyiapkan Job Fair yang menyediakan sekitar 3.000 lowongan pekerjaan. Program ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja.
Pemulihan pascabencana tidak hanya bergantung pada kondisi lingkungan yang kembali membaik. Akses pekerjaan, dukungan bagi pelaku usaha, pelayanan kesehatan, dan bantuan sosial juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui rangkaian upaya tersebut, Pemprov Kalteng berupaya menangani karhutla sekaligus mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. (KLIK-RED)