Home Berita Metropolis Ular Sanca Darah Borneo Masuk Dapur Rumah Warga di Sampit, Damkarmat Turun Tangan

Ular Sanca Darah Borneo Masuk Dapur Rumah Warga di Sampit, Damkarmat Turun Tangan

  Sugianto   | Rabu , 28 Oktober 2026
1d17bbec252011e5ec5f3f3cacf50abe.jpg
Suasana rumah warga di Jalan Barito Jalur 8, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim mendadak menegangkan saat ada ular sanca darah borneo masuk dapur rumah, Rabu (28/10) pagi. (Disdamkarmat Kotim/Klikkalteng.id)

KLIK. SAMPIT – Seekor ular sanca darah Borneo ditemukan di sudut dapur rumah warga di Jalan Barito Jalur 8, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (28/10) pagi. Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim dikerahkan untuk mengevakuasi ular tersebut.

Ular dengan nama latin Python breitensteini itu dilaporkan oleh seorang warga bernama Suliem melalui layanan panggilan darurat Damkarmat Kotim. Laporan diterima petugas sekitar pukul 07.01 WIB.

Regu I Peleton I kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 07.11 WIB dan tiba sekitar pukul 07.22 WIB. Setelah berkoordinasi dengan pelapor, petugas memeriksa area rumah hingga menemukan ular di sudut dapur.

Kepala Peleton I Damkarmat Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi, mengatakan personel menggunakan peralatan khusus untuk menangani ular tersebut. Dengan bantuan grab stick, petugas berhasil mengendalikan ular dan memasukkannya ke dalam karung untuk diamankan.

“Petugas langsung menuju lokasi untuk memastikan posisi ular dan melakukan penanganan menggunakan peralatan khusus. Ular berhasil diamankan, kemudian situasi di sekitar rumah dipastikan kondusif sebelum personel kembali ke markas,” ujarnya.

Proses penanganan berlangsung sekitar delapan menit, mulai pukul 07.23 WIB hingga 07.31 WIB. Setelah memastikan situasi aman dan merapikan peralatan, petugas kembali ke Markas Komando Damkarmat Kotim pada pukul 07.44 WIB.

Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka.

Kemunculan ular di dalam rumah menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap satwa liar di lingkungan permukiman. Warga yang menemukan ular di dalam rumah diimbau tidak mencoba menangkap atau menyentuhnya sendiri.

Masyarakat disarankan menjaga jarak, menjauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari lokasi, serta menghubungi petugas penyelamatan agar ular dapat ditangani dengan aman. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami