Home Pemerintah Kotawaringin Timur Rp1,2 Miliar Diusulkan untuk Rehabilitasi Dermaga Selamat Datang Sampit pada 2027

Rp1,2 Miliar Diusulkan untuk Rehabilitasi Dermaga Selamat Datang Sampit pada 2027

  Sugianto   | Rabu , 28 Oktober 2026
bcf3abbc4aaf24a0923df11fe1b2d512.jpg
Dermaga Selamat Datang Sampit di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau. (Sugianto/Klikkalteng.id)

KLIK. SAMPIT – Lantai kayu berlubang di sejumlah titik membuat kondisi Dermaga Selamat Datang Sampit di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), membutuhkan perbaikan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim telah mengusulkan anggaran Rp1,2 miliar untuk rehabilitasi berat dermaga tersebut pada 2027.

Kepala Dishub Kotim Raihansyah, membenarkan usulan anggaran tersebut. Namun, pelaksanaan rehabilitasi masih bergantung pada proses perencanaan dan persetujuan anggaran.

“Benar, sudah kami usulkan untuk 2027 ini,” ujar Raihansyah, Rabu (28/10).

Menurutnya, rehabilitasi direncanakan mencakup perbaikan lantai dermaga serta pembenahan fasilitas pendukung, termasuk gazebo dan tulisan Selamat Datang Sampit. Perbaikan diperlukan untuk menunjang fungsi dermaga sebagai fasilitas penyeberangan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di Kecamatan Seranau.

Raihansyah mengatakan, rencana perbaikan tersebut telah beberapa kali diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) hingga tingkat kecamatan. Namun, keterbatasan anggaran membuat rehabilitasi belum dapat direalisasikan.

Kondisi dermaga juga mendapat perhatian anggota DPRD Kotim dari daerah pemilihan (dapil) II yang telah meninjau langsung fasilitas tersebut.

Terkait teknis rehabilitasi, Dishub Kotim masih akan mengkaji material yang digunakan untuk lantai dermaga. Pilihannya antara lain mempertahankan kayu ulin atau menggunakan konstruksi beton, dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis dan ketahanan bangunan.

“Teknisnya nanti dikaji terlebih dahulu, termasuk apakah lantai diganti seluruhnya menggunakan kayu ulin atau dicor beton. Fasilitas lain seperti gazebo dan tulisan Selamat Datang Sampit juga akan dibenahi,” katanya.

Kerusakan lantai menjadi perhatian karena dermaga digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas penyeberangan. Perbaikan diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna, sekaligus menjaga kelayakan fasilitas dalam jangka panjang.

Usulan Rp1,2 miliar tersebut kini menjadi bagian dari perencanaan rehabilitasi pada 2027. Jika disetujui, pelaksanaan pekerjaan diharapkan dapat menjawab kebutuhan perbaikan dermaga secara menyeluruh, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan fungsi transportasi masyarakat. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami