Home Berita Metropolis Sarang Lebah Madu di Pohon Rambutan Bikin Warga Baamang Tengah Khawatir

Sarang Lebah Madu di Pohon Rambutan Bikin Warga Baamang Tengah Khawatir

  Redaksi   | Selasa , 27 Oktober 2026
39a81324314136ba47dcd0d9f028b463.jpg
Pemusnahan sarang lebah yang berada di dekat permukiman warga oleh petugas Damkarmat Kotim yang berada di batang pohon rambutan di Jalan Baamang Tengah I, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Selasa (27/10) petang. (Istimewa)

KLIK. SAMPIT – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menangani sarang lebah madu di batang pohon rambutan di Jalan Baamang Tengah I, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Selasa (27/10) petang.

Penanganan dilakukan setelah seorang warga melaporkan keberadaan sarang lebah di samping rumahnya. Warga khawatir lebah tersebut menyengat orang-orang yang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Takutnya menyengat,” kata Vivie Alfiah, warga yang melaporkan keberadaan serang lebah.

Warga melapor pukul 17.27 WIB. Regu III Peleton I kemudian diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.35 WIB.

Petugas mulai melakukan penanganan pada pukul 17.38 WIB. Operasional dinyatakan selesai pada pukul 17.57 WIB, sebelum personel kembali ke markas komando.

Laporan tersebut menyebutkan, sarang lebah berada di batang pohon rambutan di samping rumah pelapor. Setelah melakukan persiapan dan pemeriksaan peralatan, petugas menuju titik penanganan untuk mengevakuasi sarang tersebut.

“Kami menggunakan metode pembakaran atau burning untuk menangani sarang lebah,” Kata Komandan Peleton Jaga Disdamkarmat Kotim

Operasi ini dilaksanakan oleh Regu III Peleton I menggunakan satu unit mobil rescue Toyota Hilux. Tidak tercatat adanya bantuan unit atau personel tambahan dari instansi maupun organisasi lain di lokasi.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga agar berhati-hati ketika menemukan sarang lebah di sekitar rumah. Warga sebaiknya menghindari upaya penanganan sendiri dan meminta bantuan petugas apabila keberadaan sarang dinilai berisiko bagi keselamatan. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami