KLIK. PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo meminta Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk terus memacu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya. Dorongan itu dikarenakan persentase atau capaian vaksinasi di kabupaten itu paling rendah dibandingkan daerah lain di Kalteng.
Capaian vaksinasi di Kabupaten Kapuas baru menyentuh angka sekitar 50 persen dosis satu. Sementara kabupaten dan kota lainnya sudah sangat jauh dengan rata-rata 60 persen, bahkan Kota Palangka Raya sudah mencapai 85 persen lebih.
“Sudah menjadi kewajiban masing-masing daerah mempercepat vaksinasinya, oleh karena itu saya minta Kapuas yang masih rendah untuk terus menghabiskan stok vaksin yang tersisa,” kata Edy, Rabu (8/12).
Wagub sendiri mengaku tidak mengetahui perkembangan dinamika di lapangan, sehingga membuat capaian vaksinasi di Kabupaten Kapuas masih rendah. Akan tetapi terlepas dari itu, pemerintah mestinya terus mengupayakan upaya percepatan dengan memaksimalkan semua sumber daya yang ada.
Semestinya dengan ketersediaan vaksin yang sangat mencukupi saat ini, capaian vaksinasi di seluruh daerah terus didorong. Mengingat sekarang ini sudah bulan Desember, maka perlu percepatan untuk mengejar target vaksinasi.
“Seperti kemarin saya turun meninjau vaksinasi di Desa Anjir Serapat yang ada di Kapuas, ternyata di sana banyak juga yang belum vaksinasi. Memang daerah inikan masuk ke dalam, tapi tetap saya harapkan ada upaya percepatan,” kata dia.
Melihat kondisi daerah yang jauh dari pusat perkotaan itu, Wagub meminta pemerintah setempat lebih giat menurunkan tenaga vaksinatornya untuk melakukan jemput bola ke lapangan. Seluruh pelosok daerah harus dijangkau agar capaian vaksinasi di setiap kabupaten dan kota terus meningkat.
“Kalau sosialisasi dan edukasi akan pentingnya vaksinasi, saya pikir tetap bisa kita lakukan sambil vaksinasinya jalan. Pada intinya harus menjangkau semua daerah supaya capaian meningkat,” katanya mengakhiri. (KLIK-RED)