KLIK.PURUK CAHU — Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,8 miliar melalui Program Kartu Murung Raya Sejahtera (KMS). Sebanyak 1.875 kepala keluarga (KK) dari berbagai kecamatan di wilayah Murung Raya menerima bantuan ini, yang diharapkan dapat memperkuat ekonomi keluarga dan mengurangi kemiskinan.
“Bantuan ini mencakup periode triwulan I dan II, di mana setiap penerima manfaat mendapatkan Rp 500.000 per triwulan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Murung Raya Jambi Tuah, saat acara penyerahan bantuan di halaman Bank Kalteng, Puruk Cahu, Rabu (3/7).
Program KMS dirancang untuk menyasar lansia terlantar, penyandang disabilitas, yatim piatu, dan keluarga kurang mampu, dengan data penerima diperoleh dari validasi di tingkat RT/RW, desa, hingga kecamatan. Melalui bantuan ini, Pemkab Murung Raya berharap dapat mengurangi kesenjangan ekonomi di kalangan masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berusaha memastikan bantuan ini tepat sasaran dengan proses verifikasi dan validasi rutin. Program ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung,” tambah Jambi.
Penyaluran dana dilakukan melalui kerja sama dengan Bank Kalteng. Kepala Bidang Pelayanan Bank Kalteng Puruk Cahu, Hendra Nurawayudi, menyatakan bahwa bantuan disalurkan langsung ke rekening penerima untuk memastikan akuntabilitas dan kemudahan akses. “Kami siap mendukung Pemkab Murung Raya dalam pelaksanaan program ini dan berharap manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Hendra.
Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Rudie Roy, menekankan pentingnya evaluasi berkala agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan. “Jika ada penerima yang tidak lagi memenuhi kriteria, seperti pindah domisili atau telah mampu, perlu dilakukan penggantian agar bantuan ini benar-benar menyentuh mereka yang masih memerlukan,” ujarnya.
Melalui program KMS, Pemkab Murung Raya menegaskan komitmennya dalam membangun pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok daerah, serta mendorong keberlanjutan ekonomi yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat. (KLIK-RED)