Home Berita Metropolis Kabut Asap Diduga Pengaruhi Kunjungan, Pedagang Emas Sampit Ubah Strategi

Kabut Asap Diduga Pengaruhi Kunjungan, Pedagang Emas Sampit Ubah Strategi

  Sugianto   | Rabu , 21 Oktober 2026
bfac02bde0d7dd91c4d09c993a97e0e1.jpg
Aktivitas jual beli di Toko Emas Mitra Baru Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit, Rabu (21/10). (Sugianto/Klikkalteng.id)

KLIK. SAMPIT - Pedagang emas di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menyesuaikan strategi penjualan di tengah berkurangnya kunjungan pembeli dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya dengan menawarkan program pembelian tanpa ongkos pada Jumat hingga Minggu untuk menarik minat pelanggan.

Pemilik Toko Emas Mitra Baru di PPM Sampit Muliana Sari mengatakan, jumlah pembeli yang datang ke tokonya cenderung berkurang, terutama pada akhir pekan. Kondisi tersebut dirasakan selama sekitar empat bulan terakhir.

“Biasanya kalau akhir pekan, orang yang datang ke pasar cukup ramai. Sekarang memang ada pengurangan. Kami merasakan perubahan itu dalam aktivitas jual beli sehari-hari,” ujar Muliana, Rabu (21/10).

Menurut Muliana, jumlah pembeli diperkirakan turun dari sekitar 60 persen menjadi 40 persen. Sementara itu, penjualan tercatat menurun sekitar 10 persen dibandingkan kondisi normal.

Ia menduga cuaca yang kurang mendukung, termasuk musim kemarau dan kabut asap, turut memengaruhi keinginan masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah. Meski demikian, perubahan jumlah pembeli juga dapat dipengaruhi faktor lain, seperti kebutuhan dan kemampuan belanja konsumen.

Untuk menjaga minat pelanggan, tokonya menawarkan program pembelian tanpa ongkos selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu. Strategi tersebut mulai memberikan dampak positif terhadap kunjungan, meski belum sepenuhnya kembali seperti biasanya.

“Alhamdulillah, sekarang lumayan ramai lagi. Kami berusaha menyesuaikan dengan keadaan pasar supaya pembeli tetap datang,” katanya.

Dari sisi produk, cincin masih menjadi salah satu jenis perhiasan yang banyak dicari konsumen. Perhiasan emas kadar 375 dan 99 juga tetap diminati dengan beragam pilihan model.

Selain model, harga menjadi pertimbangan konsumen sebelum membeli perhiasan. Muliana menyebut harga emas di tokonya mengalami penurunan sekitar Rp10 ribu pada awal pekan, meski besaran perubahan tersebut perlu dilihat berdasarkan jenis dan satuan emas yang diperjualbelikan.

Berdasarkan informasi dari pihak toko, harga emas kadar 999 tercatat Rp2.350.000, kadar 750 Rp1.980.000, kadar 700 Rp1.820.000, kadar 420 Rp1.120.000, dan kadar 375 Rp1.070.000. Adapun harga Emasku Galeri disebut sebesar Rp2.600.000 dan emas Antam Rp2.800.000.

Nominal tersebut masih perlu dikonfirmasi, terutama terkait satuan berat, jenis produk, dan waktu pembaruan harga, agar konsumen memperoleh informasi yang tepat sebelum bertransaksi.

Di tengah perubahan aktivitas pasar, pedagang emas di PPM Sampit terus berupaya mempertahankan penjualan melalui penyesuaian promosi dan pelayanan. Mereka berharap kunjungan pembeli kembali meningkat seiring membaiknya kondisi dan aktivitas masyarakat.

(KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami