KLIK. SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meninjau lokasi kebakaran di Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, Senin (26/10).
Dalam kunjungan tersebut, Halikinnor didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala perangkat daerah. Ia melihat langsung kondisi bangunan yang terdampak kebakaran serta menyerahkan bantuan untuk membantu meringankan beban warga.
Halikinnor berharap warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. Ia juga berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban setelah kebakaran.
“Kami berharap warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban,” demikian harapan Halikinnor.
Kebakaran yang menjadi perhatian pemerintah daerah itu terjadi pada Minggu (25/10/2026) petang di Jalan Yahya Usman, RT 009/RW 003, Desa Cempaka Mulia Barat. Laporan kejadian diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 18.30 WIB.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, kebakaran berdampak pada lima rumah warga dan bangunan Masjid Muhajirin. Rumah warga yang terdampak diketahui milik Johari, Yulita, Tekon, Resno, dan Aci Imah.
Petugas dari Sektor Kota Besi bergerak setelah menerima laporan. Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 18.52 WIB dan berakhir pada pukul 20.10 WIB.
Pemadaman dilakukan oleh tiga personel Sektor Kota Besi, yakni Kepala Pos Benny bersama Tri Putra Kusuma dan Radi. Mereka mengerahkan unit MTPK 11, MUPK 13, dan MUPK 05, dengan dukungan Mako Damkar, Camat Kota Besi, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kota Besi.
Kasi Humas Disdamkarmat Kotim Hery Wahyudi menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Namun, penyebab tersebut belum dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran belum diketahui karena belum dilakukan pendataan secara menyeluruh. Informasi mengenai korban jiwa juga belum tercantum dalam data kejadian yang tersedia.
Peninjauan dan penyaluran bantuan oleh pemerintah daerah diharapkan dapat membantu warga melewati masa pemulihan setelah kebakaran. Pendataan kondisi rumah, kebutuhan warga, dan kerugian menjadi bagian penting untuk menentukan dukungan lanjutan bagi masyarakat terdampak. (KLIK-RED)